PADANG, METRO – Hari ini, Kamis (25/7) digelar peringatan puncak Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (HKG-PKK) tingkat nasional ke 47 tahun 2019, di lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Imam Bonjol, Kota Padang.
HKG-PKK tingkat nasional tahun ini, tidak hanya dihadiri sejumlah pejabat penting dari kabupaten/kota, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), dan nasional. Diperkirakan sekitar 5000 pengurus PKK se Indonesia ikut hadir dalam ivent nasional ini. Rencananya, KGK-PKK dilaksanakan 24-27 Juli 2019 di RTH Imam Bonjol.
“Ini menjadi momentum bagi Sumatera Barat untuk memperkenalkan daerahnya, baik pariwisata maupun potensi lainnya,” ujar Gubernur Irwan Prayitno didampingi Ketua Penggeraka PKK Sumatera Barat, Ny Nevi Zuairina, kemarin.
Manfaatkan langsung diperoleh atas ditunjukan Sumbar sebagai tuan rumah, adalah Sumbar dikenal banyak di nusantara. Karena yang hadir ke Sumbar, Kota Padang khususnya berasal dari seluruh tanah air. Bagi mereka yang hadir belum mengenal Sumbar, dengan kegiatan itu adalah kesempatan untuk mengenalkan Sumbar. Apalagi selama ini, Sumbar dikenal memiliki objek wisata alam yang indah ditambah dengan kuliner yang menarik.
Sementara dampak tidak langsungnya, semua peserta dipastikan akan berbelanja di Sumbar. Mereka akan meninggalkan uangnya untuk belanja.
“Sebanyak 5.000 orang itu baru peserta saja, belum lagi yang mendampingi, jumlah akan jauh lebih banyak,”katanya.
Gerakan PKK dengan 10 program pokok PKK telah mendapatkan penghargaan dari badan dunia. Seperti, WHO, UNICEF, UNESCO dan Asian Management Programme. Ini membukaitkan PKK memiliki andil bersar dalam pembangunan Indoensia.
Dijelaskannya, secara umum kegiatan itu digelar guna memasyarakatkan Gerakan PKK sebagai gerakan yang dikelola dengan prinsip dari,oleh dan untuk masyarakat. Selain itu juga memperkenalkan dan mempromosikan berbagai seni kerajinan PKK makanan khas daerah Sumbar.
Sehingga, jajaran TP PKK, masyarakat dan seluruh komponen bangsa mengetahui tentang keberadaan, tujuan, program dan kegiatan PKK yang bertujuan untuk memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Untuk meningkatkan motivasi dan kesadaran kader TP PKK dan kader PKK serta masyarakat untuk lebih tahu, mau dan mampu melaksanakan program-program PKK serta terus aktif mendukung kegiatan PKK.
Apa saja kegiatan yang dilaksanakan pada HKG-PKK ini? Kegiatan diawali dengan pameran produk UP2k PKK pada Rabu 24 Juli . Lomba simulasi 10 program PKK, gala dinner dan penyerahan hadiah kepada pemedang lomba. Kemudian pada Kamis 25 Juli dilaksanakan puncak peringatan HKG-PKK ke 47, jamuan makan bajamba, lomba bermain peran 10 program PKK dan fashion show baju adat dari seluruh daerah di Indonesia.
Kemudian pada Jumat 26 Juli 2019 diadakan seminar nasional PKK, dan festival memasak rendang. Selanjutnya, Sabtu 27 Juli usai penutupan HKG-PKK akan dilanjutkan dengan kegiatan widyawisata. Para tamu dan undangan akan diajak untuk berwisata ke Kawasan Mandeh, di Kabupaten Pesisir Selatan dan ke Kota Bukittinggi.
Ketua I HKG-PKK nasional 2019, Ny Nevi Zuairina menyebutkan, dalam persiapan kegiatan berskala nasional ini berbagai rapat persiapan telah dilakukan. Diantaranya pada 22 Januari dan 29 Januari lalu di Jakarta yang juga dihadiri Ketua PKK pusat, Istri Mendagri, dan Kepala Dinas PMD Sumbar.
Penetapan Sumbar sebagai tuan rumah pelaksanaan peringatan HKG-PKK nasional ke 47 tahun 2019 telah ditetapkan sejak 13 Juli 2017 berdasarkan surat Kemendagri nomor: 411.4/3169/SJ.
Ditambahkannya, pada rapat di Ditjen Bina Pemdes bersama TP-PKK pusat yang dilaksanakan pada 22 Januari, berbagai rangkaian kegiatan untuk dilaksanakan sejak tanggal 24 sampai 27 Juli tersebut. Diharapkan kegiatan peringatan HKG-PKK nasional bertujuan untuk semakin memasyarakatkan gerakan PKK ini dapat berjalan dengan lancar.
Kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan dan mempromosikan berbagai seni kerajinan PKK, makanan khas Sumbar. Sehingga ikut berdampak terhadap meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Dengan kegiatan ini diharapkan tim penggerak PKK dan kader PKK dapat aktif dalam mendukung kebijakan pemerintah dalam pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga,” pungkas Nevi Zuairina Ketua TP PPK Sumbar. (fan/adv)





