ADINEGORO, METRO – Politikus Partai Gerindra, Andre Rosiade angkat bicara mengenai pihaknya yang disebut ingin kuasai Menteri Perekonomian pada kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin. Melansir program acara Apa Kabar Indonesia Pagi Tv One, Senin (22/7), Andre Rosiade memberikan reaksi yang membuat pembawa acara terpingkal.
Hal tersebut bermula ketika Andre Rosiade dimintai pendapatnya mengenai saling ‘sikut’ yang terjadi antar partai koalisi demi kursi menteri. Andre Rosiade menilai, peristiwa itu tersebut wajar terjadi dan merupakan bagian dari dinamika seraya menunggu kepastian.
Adanya dinamika tersebut, anggota DPR RI Dapil Sumbar terpilih itu justru mengungkapkan pihak Parta Gerindra tahu diri.
“Kalau kita ya tahu diri karena sebagai peserta 02 yang nantinya pindah menjadi pendukung 01 maka tantangannya banyak,” kata ketua harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini.
Pertama, sebut Andre, pendukung Prabowo-Sandi belum tentu terima bisa saja mereka protes.
” Kedua, partai pendukung 01 belum tentu terima karena lapak sudah mereka bagi. Hal itu butuh pertimbangan yang matang dan perlu menunggu keputusan resmi Partai Gerindra,” papar Andre Rosiade.
Andre Rosiade menyatakan, apabila Partai Gerindra masuk menjadi pendukung Jokowi maka pembagian lapak di koalisi partai 01 akan berkurang. “Kalau mereka kan bagi lapaknya sikut-sikutan, kalau situ kan langsung tol langit. Jadi pertemuan MRT berikutnya kapan?” tanya pembawa acara.
“Saya enggak tahu,” jawab Andre Rosiade.
Kendati demikian, Andre Rosiade menyatakan apabila Jokowi bertanya mengenai masukan di pemerintahan maka Prabowo atau Partai Gerindra akan memberikan konsep.
“Kita akan memberikan konsep Indonesia Adil Makmur versi kami. Kalau Jokowi memang membutuhkan ya silahkan adopsi tetapi kalau tidak, tak apa-apa,” papar Andre Rosiade.
Andre Rosiade mengungkapkan, pihaknya menghormati proses pemilu 2019 yang telah selesai sehingga tak mau ikut meributkan kursi menteri di pemerintahan.
“Bahwa kami pihak 02 bukanlah pemenangnya ya tentu kami tahu diri. Kami enggak perlu ngoyo,” kata Andre.
Ada rumor katanya Gerindra mau kuasai Menteri Perekonomian?” tanya pembawa acara.
Tak menjawab secara gamblang, Andre Rosiade justru menegaskan pihaknya akan memberikan konsep jika dibutuhkan Jokowi.
“Kami bicara konsep jadi kalau Jokowi butuhkan maka kami serahkan,” tutur Andre Rosiade.
“Konsep atau orangnya?” cecar pembawa acara.
Andre Rosiade besikukuh mengungkapkan, pihak Gerindra hanya menyerahkan konsep apabila dimintai Jokowi.
“Kita akan berikan konsep Indonesia Adil dan Makmur. Kalau memang Pak Jokowi membutuhkan dan ingin melaksanakannya ya terserah,” imbuh Andre Rosiade.
Andre Rosiade menilai pihak Gerindra tak perlu meminta-minta karena tahu diri.
“Kita bicara konsep bukan soal orang. Kami enggak perlu bicara ke media dan bilang ’karena rakyat meminta saya siap jadi menteri’, itu enggak perlu dilakukan,” aku Andre Rosiade.
Sontak reaksi Andre Rosiade itu membuat pembawa acara terpingkal. (*/r)





