BERITA UTAMA

Toke Sayur Dibegal, Uang Rp13 Juta Raib

0
×

Toke Sayur Dibegal, Uang Rp13 Juta Raib

Sebarkan artikel ini

BUKITTINGGI, METRO – Bandit jalanan beraksi di Kota Bukittinggi. Kali ini, toke sayur menjadi sasaran komplotan begal saat sedang mengendarai sepeda motor di Fly Over Aur Kuning, Bukittinggi, Selasa (23/7) sekitar pukul 5.00 WIB. Akibatnya uang sebanyak Rp3 juta milik korban, raib dibawa kabur pelaku yang diperkirakan berjumlah empat orang.
Tak hanya kehilangan uang, korban bernama Prisma (31), warga Nagari Gaduik, Kabupaten Agam itu juga terpaksa kehilangan sepeda motornya. Bukan dibawa kabur pelakunya, melainkan ludes terbakar usai korban dibegal. Hingga saat ini, kasus perampokan yang dilakukan kawanan begal itu masih terus diselidiki Satreskrim Polres Bukittinggi.
Informasi yang dihimpun, kejadian berawal ketika korban mengendarai sepeda motor hendak pergi ke Padang Luar. Namun setiba di Fly Over Aur Kuning, korban diikuti oleh empat orang tidak dikenal berboncengan menggunakan dua sepeda motor. Keempat pelaku terus memepet sepeda motor korban, hingga korban tersandar ke pagar fly over akibat ditendang.
Dalam kondisi sudah tersandar, salah seorang pelaku kemudian memukul kepala korban menggunakan besi berukuran panjang setengah meter. Seketika korban terjatuh barang yang dibawa korban di dalam jok sepeda motor berupa uang berjumlah Rp13 juta dibungkus plastik putih berserakan ke aspal.
Saat itu juga, pelaku mengambil uang tersebut dan kabur dari lokasi ke arah Simpang Taluak. Lalu tanpa diketahui sebabnya sepeda motor korban mengeluarkan percikan api hingga akhirnya terbakar. Korban berusaha menyelamatkan diri dari kebakaran itu.
Kasat Reskrim AKP Mekuo mengatakan terkait kasus perampokan itu, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelakunya. Pihaknya masih mengumpulkan informasi apakah kejadian ini memang pembegalan atau sebelumnya ada masalah yang terjadi antara korban dan pelaku akan didalami.
“Penyebab motor terbakar juga kita selidiki. Setelah mendapatkan informasi dari masyarakat anggota kita langsung turun dan mengamankan barang bukti sebagai bahan penyidikan dan meminta keterangan dari sejumlah saksi. Infonya pelaku berjumlah empat orang,” katanya.
AKP Mekuo menambahkan hal yang perlu menjadi perhatian berkaitan dengan peristiwa itu yaitu kondisi di fly over yang tanpa penerangan sehingga menjadi rawan terjadi tindakan kriminal. Kemudian bagi masyarakat diimbau agar tidak bepergian sendirian ketika membawa barang berharga terlebih ketika harus melintasi wilayah yang sepi atau saat malam hari.
“Kondisi di fly over itu tanpa penerangan, kami berharap ini menjadi perhatian pihak yang terkait. Bagi masyarakat hindari bepergian sendirian apalagi lewat daerah sepi dan bawa barang berharga. Kita akan terus buru pelakunya,” jelasnya. (u)

Baca Juga  Pemasangan Baliho Caleg Makan Korban Jiwa, Satu Relawan Tewas Kesetrum, Tiga Rekannya Luka Ringan