MENTAWAI, METRO – Seorang nelayan warga Dusun Tiniti, Desa Sigapokna, Kecamatan Siberut Barat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Guntur Agustian (30) hilang di perairan Labuan Bajo menggunakan perahu pompong. Diduga dia pergi memancing dengan perahu pompong sejak Selasa (16/7) sekitar pukul 15.00 WIB. Hingga Kamis (18/7) sore dia belum kembali.
Menurut Kepala Kantor SAR Mentawai, Akmal kejadian hilang dilaporkan pada Kamis sekitar pukul 15.00 WIB. ”Menurut informasi, korban pergi memancing sejak dua hari lalu pada hari Selasa. Dan pada Kamis pukul 17.35 WIB Tim Rescue dan SAR bergerak menuju lokasi Labuan Bajo di perairan Kecamatan Siberut Barat,” ungkapnya.
Tim Rescue dibantu BPBD Mentawai, Koramil Siberut, Polsek Siberut dan Pos SAR Siberut. Peralatan yang digunakan RIB 01, telepon satelit, alat navigasi dan alat evakuasi serta tim medis.
“Tim bergerak dengan memakai angkutan laut RIB 01 Mentawai beserta peralatan evakuasi, medis dan perlengkapan lainnya,” sebutnya.
Pencarian dilakukan bersama unsur BPBD, Posal Siberut, Koramil Siberut, Polsek Siberut, serta masyarakat.
“Setelah kita mendapatkan informasi dari Kabupaten Nias, sampai saat ini nelayan yang dinyatakan hilang sejak beberapa hari sudah ditemukan,” sebut Akmal, kemarin.
Nelayan tersebut terdampar di Pulau Nias akibat mesin pompongnya rusak, dan tenggelam. Setelah perahu survivornya tenggelam nelayan tersebut berenang ke tepi yakni di Desa Tanamokinu, Kecamatan Hibala, Kabupaten Nias Selatan.
”Saat ini korban diselamatkan oleh warga setempat dan berada di salah satu rumah warga atas nama Rikus Lajira. Sangat beruntung nelayan tersebut selamat setelah terombang-ambing di tengah laut beberapa hari,” sebut Akmal. (s)





