METRO BISNIS

Lokasi Cocok dan Strategis, Padang Manduang jadi Sentra Cabai

0
×

Lokasi Cocok dan Strategis, Padang Manduang jadi Sentra Cabai

Sebarkan artikel ini

PASAMAN, METRO – Bupati Pasaman, Yusuf Lubis ikuti kegiatan memanen cabai milik salah satu petani bernama Novri Indra di Padang Manduang, Jorong Rumah Nan XXX, Nagari Aia Manggih, Kecamatan Lubuk Sikaping, Pasaman. Selain dihadiri oleh bupati, kegiatan panen cabai itu juga dihadiri oleh Ketua Baznas Pasaman, Syafrizal. Sebab, Petani tersebut merupakan salah satu binaan Baznas di daerah tersebut.
Panen raya cabai tersebut ditanam diatas lahan seluas satu hektar. “Tadi yang dipanen sebanyak 75 kg. Kebun cabai ini digarap oleh salah seorang petani bernama Novri Indra, merupakan binaan kita yakni Baznas Kabupaten Pasaman,” kata Ketua Baznas, Syafrizal. Rabu (17/7).
Syafrizal menjelaskan, bahwa dasar hukum kerja sama (MoU) antara Baznas dengan pemilik lahan, Novi Indra, merujuk pada Undang-Undang tentang Zakat, Nomor 23 tahun 2011, serta Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 14 tahun 2014. Bahwa tujuan Baznas itu disamping membantu konsumtif juga produktif. “Ini dalam rangka pendayagunaan dan juga tujuan zakat itu sesungguhnya merubah mustahik menjadi muzakki,” tukasnya.
Selain membina petani cabai di daerah itu terangnya, Baznas juga memiliki binaan di sektor lainnya. Diantaranya, pabrik coklat kipang pulut di Bonjol dan PT Equator Pasaman untuk penggemukan sapi kurban.
“Program unggulan Baznas itu adalah zakat produktif. Panen perdana cabai ini adalah yang ketiga zakat produktif yang diresmikan oleh Bupati Pasaman dan Gubernur Sumbar, beberapa waktu lalu” katanya.
Bupati Pasaman, Yusuf Lubis mengapresiasi dilaksanakannya panen perdana cabai super binaan Baznas setempat. Menurutnya, pembinaan oleh Baznas terhadap petani cabai di daerah itu akan berdampak pada peningkatkan ekonomi masyarakat.
“Puji syukur kepada Allah SWT dan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada ketua Baznas dan pak Novri Indra beserta tim. Saya sangat terkejut dan seakan akan tidak percaya melihat kenyataan panen ini sukses,” katanya.
Ia merasa senang bisa ikut panen bersama petani. Menurut dia, hal tersebut merupakan momentum kebahagiaan para petani yang telah mempunyai pundi-pundi keuangan melalui ladang cabai untuk keluarga masing-masing.
Pembinaan oleh Baznas ini kata Yusuf, merupakan upaya untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan. Terutama bagi masyarakat Pasaman yang kurang mampu agar tingkat ekonomi masyarakat di Pasaman bisa meningkat dan bisa memenuhi kebutuhan mereka.
Atas dasar itu, Bupati Pasaman Yusuf Lubis berencana menjadikan Padang Manduang, Nagari Air Manggis, Lubuksikaping sebagai sentra tanaman cabai di daerah itu. Selain tanah yang subur, menurutnya lokasi cocok dan strategis.
“Maka saya mohon kepada Pak Camat dan Pak Wali, bagaimana kalau ini kita jadikan sentra cabai super untuk kawasan Lubuksikaping. Bila perlu dijadikan objek wisata cabai,” tutur Bupati. (cr6)