PARIAMAN, METRO – Kepala Dinas Kominfo Kota Pariaman Hendri menyatakan sehubungan dengan penerapan mesin absensi dengan memakai kartu elektronik dan sidik jari, Pemerintah Kota Pariaman melalui dinasnya melakukan pengambilan foto langsung ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se Kota Pariaman mulai hari ini Senin kemarin.
“Ini dilakukan untuk mendukung kegiatan Pemko Pariaman dalam rangka penerapan absensi dengan memakai kartu elektronik dan sidik jari sebagai kelengkapan data sekaligus untuk pembuatan Kartu Identitas Pegawai, “ ungkap Kepala Dinas Kominfo Kota Pariaman Hendri, kemarin
Pengambilan foto PNS di Lingkungan Pemerintah Kota Pariaman akan dilakukan selama 4 (empat) hari, mulai pukul 09.00 dan pukul 14.00 Wib dengan 4 tim petugas Diskominfo.
Kartu elektronik ini nantinya akan berfungi sebagai identitas Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Pemerintah Kota Pariaman dalam melakukan absensi dan kartu ini nantinya juga bisa digunakan sebagai pembayaran non tunai (E-Money)di toko – toko yang bekerja sama dengan Bank Negara Indonesia (BNI).
“Kartu ini juga berfungsi sebagai alat pembayaran namun sifatnya harus diisi terlebih dahulu baru bisa digunakan di toko – toko yang bekerja sama dengan BNI,” terangnya.
Penerbitan kartu indentitas Pegawai ini merupakan hasil kerja sama dengan BNI dan pihak BNI telah menghibahkan sebanyak 41 unit mesin absensi yang akan dipergunakan oleh Pemerintah Kota Pariaman.
Ia menjelaskan cara kerja kartu ini untuk abnsesi PNS sangat cepat dan mudah. Caranya sukup menempelkan kartu ini pada mesin absensi dan dilanjutkan mendekatkan wajah kita pada mesin tersebut (fitur kartu dan face ID). Kemudian mesin akan mendeteksi data apakah data pada kartu sesuai dengan wajah kita dalam waktu lebih kurang 10 detik dan bila sesuai, absen dinyatakan sah.
Saat ini memang baru tahap awal yaitu pengambilan photo PNS dan tahap selanjutnya akan dilanjutkan oleh pihak BNI, baik pengisian data hingga pencetakan kartu. Setelah semuanya selesai akan dilakukan simulasi terlebih dahulu untuk mengakuratkan mesin dengan kartu tersebut.
Ia berharap dengan adanya kartu elektronik identitas pegawai ini bisa lebih memudahkan PNS dalam pengambilan absen dan dalam melakukan proses pembayaran karena untuk melakukan pembayaran dengan tunai, akan lebih beresiko.(efa)





