BERITA UTAMA

Terungkap, Tengkorak Misterius itu Ternyata Rido

0
×

Terungkap, Tengkorak Misterius itu Ternyata Rido

Sebarkan artikel ini

AGAM, METRO – Misteri penemuan tengkorak di kebun sawit di Dusun Rageh, Jorong Pasa Durian, Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung yang sempat mengegerkan warga pada Minggu siang (14/7) sekitar pukul 15.00 WIB, akhirnya terungkap.
Kapolsek Lubuk Basung Iptu Harmon mengatakan , ternyata tulang –belulang itu bernama Rido Putra Utama (30), warga Padang Tagak Jorong Batu Hampar Nagari Manggopoh Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam. Diperkirakan usinya sekitar 30 tahun. Selama ini lama merantau di Medan.
Harmon juga menyampaikan, tulang-belulang korban udah diserahkan ke pihak keluarga dengan dilengkapi berkas surat pernyataan dari pihak keluarga.
“Dari hasil identifikasi, kematian korban tidak ditemukan adanya unsur kekerasan atau kesengajaan. Tidak ditemukan pula retak bekas pemukulan benda tumpul. Kami menyimpulkan tidak ada tanda-tanda kekerasan yang menyebabkan kematian Rido. Pihak keluarga juga sudah menerimanya,” ungkapnya.
Terungkapnya misteri tengkorak tersebut, lanjut Harmon, berawal dari kontak bantin dari Dedi Junaidi ayah Rido, ketika melihat tengkorak tersebut. Tiba-tiba saja dia teringat salah-seorang anaknya yang merantau ke Medan. Namanya Rido.
“ Saat itu juga, orang Dedi Junaidi menelpon salah seorang teman Rido ke Medan. Ternyata, mereka menyebut Rido sudah lama pulang kampung. Sudah sekitar 2 bulan. Sejak lebaran dia tidak lagi kembali ke Medan,” ungkap Harmon.
Dari situlah mulai terungkap. Ditambah informasi tentang ciri-ciri pakaian yang dikenakan Rido sewaktu berangkat dari Medan menggunakan kemeja merah dan celana Jeans biru tua. Semakin kuat dugaan kerangka yang ditemukan itu tengkoraknya Rido.
“Alhamdulilah setelah kita koordinasikan dengan pihak keluarga potongan jenazah diserahkan kepada pihak ahli waris pada Senin 15 Juli 2019, di RSUD Lubuk Basung. Sebelum menyerahkan, ahli waris sudah membuat surat pernyataan tidak menuntut serta membuat surat permohonan pengambilan jenazah dan keberatan untuk dilakukan otopsi. Pihak korban juga sudah menerima dengan iklas kejadian ini dan tidak akan menuntut,” pungkasnya. (fry)