PADANGPARIAMAN, METRO – Wakil Bupati Padangpariaman H Suhatri Bur, kemarin, menghadiri acara penilaian Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) tingkat Provinsi Sumatera Barat di Kenagariaan Buayan, Kecamatan Batang Anai, Padangpariaman. Turut hadir Ketua tim penilaian BUMNag Provinsi Sumatra Barat Merlinda Agustin beserta anggota, Kepala OPD, Camat, Wali Nagari di lingkungan pemerintahan Kabupaten Padangpariaman, ketua BAMUS beserta anggota, niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, LPM, PKK nagari Buayan serta Kepala Bank BNI Padangpariaman.
“Dasar hukum didirikannya BUMNag yaitu UU no 6 tahun 2014, di Padangpariaman BUMNag telah berdiri sejak tahun 2015, BUMNag yang pertama lahir yaitu pakandangan emas yang bergerak untuk mendirikan BUMNag di Nagari Padangpariaman, awalnya berdiri 5 bumnag namun hanya 3 BUMNag yang lulus administasi,” ujar Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur yang dijagolan kandidat kuat Bupati Padangpariaman untuk lima tahun ke depan.
Katanya, saat ini sudah ada 53 BUMNag di Kabupaten Padangpariaman, 24 diantaranya sudah mulai beroperasi, salah satunya BUMNag Binuang Sakato, BUMNag Binuang Sakato mengawali kegiatan dengan cara simpan pinjam, pembayaran online, perdagangan serta produk andalannya yaitu penangkaran benih padi.
Yang menjadi indikator dalam penilaian ini yakninya laporan keuangan, laporan kelembagaan, administrasi, partisipasi masyarakat, serta inovasi “Inovasi perlu dikembangkan dengan melakukn peningkatan pelayanan terhapa masyarakat beriringan dengan program 100 smart city Padangpariaman,” tambahnya
Kehadiran BumNag hendaknya dirasakan oleh anggota BUMNag dan masyarakat, karena BUMNag merupakan lembaga motivator bagi masyarakat,dan lembaga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam pelayanan, dan pasukan bagi nagari
“Saya mengajak semua lapisan masyarakat merubah pola hidup agar dapat mewujudkan visi misi mewujudkan Padang Pariaman yg baru, cerdas dan sejahtera. Perkembangan BUMNag merupakan kunci untuk mewujudkan visi misi tersebut,” ungkapnya.
Sementara itu, Wali Nagari Buayan Deny Setiawan merasa bangga karena BUMnag Binuang Sakato diutus untuk mewakili Padangpariaman dalam penilaian ini.
“BUMNag Binuang Sakato dibentuk pada akhir 2017 dan pada tahun 2018 nagari Buayan menganggarkan 205.000.000, untuk mengoperasionalkan BUMNag Binuang Sakato,” ujar Denny Setiawan
Katanya, pada tahun 2019 BUMNag mulai bergerak, setelah berjalan selama 7 BUMNag Binuang Sakato telah mengalami peningkatan dan terus bergerak.
“Semoga penilaian ini dapat dilaksanakan semaksimal mungkin dan memberikan prestasi bagi Kabupaten Padangpariaman,” tambahnya
Kemudian, Ketua Tim penilai BUMNag Provinsi Sumatera Barat Melinda Agustin juga menjelaskan dalam sambutannya memberi apresiasi kepada kabupaten Padangpariaman karena sudah lulus seleksi ke delapan besar.
“BUMNag merupakan pilar kegiatan ekonomi nagari yang berpihak kepada kepentingan masyarakat nagari, lembaga komersil untuk mencari keuntungan, penilaian ini juga diiringi dengan pembinaan,” tandasnya. (efa)





