METRO PESISIR

Tekan Kenakalan Remaja, Masyarakat Gelar Alek Nagari

0
×

Tekan Kenakalan Remaja, Masyarakat Gelar Alek Nagari

Sebarkan artikel ini

PADANGPARIAMAN, METRO – Wakil Bupati Padangpariaman H Suhatri Bur, kemarin, membuka secara resmi alek Nagari Sungai Asam, Kecamatan 2X11 Enam Lingkung, Kabupaten Padangpariaman. Suhatri Bur apresiasi kegiatan ini karena menghidupkan kembali kesenian tradisional yang sudah mulai jarang ditampilkan dalam nagari.
“Dengan kegiatan ini kita berharap generasi muda semakin mencinta kesenian tradisional ini, sehingga mereka mencintai kesenian dan budaya kita. Dengan demikian kenakalan remaja dalam daerahnya, khusus Nagari Sungai Asam dapat ditekan,” ungkap Suhatri Bur.
Untuk Itu katanya, semua pihak perlu memberdayakan kegiatan-kegiatan tradisional agar tidak punah oleh budaya luar dan kecanggihan tekhnologi.
“Dengan kecintaan masyarakat terhadap kesenian tradisional kita berharap berkurangnya penyakit masyarakat dan kenakalan-kenakalan remaja,” ujarnya.
Kegiatan ini juga dapat di masukan dalam program pelestarian warisan budaya tidak benda dengan memiliki nilai-nilai edukasi serta makna dalam artian meningkatkan silahturahmi dan kerjasama dalam nagari, khusus Sungai Asam ini.
“Atas dasar itulah kita mengapresiasi kegiatan ini, ini juga mendukung dari program nagari yang melaksanakan alek nagari untuk melestarikan kesenian dan budaya minangkabau dalam nagarinya,” ujarnya.
Program tersebut banyak sekali nilai-nilai edukasi yang terkandung dalam budaya tradisional ini. Apalagi kegiatan alek nagari ini menampilkan alunan musik tradisional talampong, pupuik serunai dan semaraknya bunyi gandang tansa yang di mainkan dalam acara ini.
Kenapa tidak, lanjutnya, kalau semua kesenian tradisonal ini telah dicintai kalangan anak muda otomatis tidak ada lagi kenakalan remaja, karena telah sibuk berkesenian dengan budaya alam minangkabau.
Hadir Wakil Ketua DPRD Padangpariaman, Kadisparpora, Kabag Organisasi, Sek BKPSDM, Camat, Ketua GOW, Wali Nagari, Niniak Mamak, Alim Ulama serta tokoh masyarakat. (efa)

Baca Juga  Sebanyak Rp2,914 Miliar, 22 Nagari se-Padangpariaman Terima Dana Pemerintah Desa