METRO SUMBARPDG PARIAMAN/PARIAMAN

Program Papa Paten Bana

0
×

Program Papa Paten Bana

Sebarkan artikel ini

PADANGPARIAMAN, METRO – Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Padangpariaman Aspinuddin menyatakan dinasnya melakukan kerja sama dengan Kementrian Agama Kabupaten Padangpariaman dalam pelaksanaan program Padangpariaman pasangan penganten berencana (Papa Paten Bana)
“Kita melakukan kerja sama ini dengan program inovasi Padangpariaman pasangan penganten berencana (Papa Paten Bana ) untuk kemajuan daerah. Dengan adanya kerjasama ini agar masyarakat lebih paham lagi tentang program-program pemerintah di Kabupaten Padangpariaman, salah satu program pengendalian penduduk dan keluarga berencana,” kata Kepala Dinas Aspinuddin Darab dan Sekretarisnya PPKB Padangpariaman Rudi, kemarin.
Katanya, kalau Padangpariaman sukses program KB nya, akan berpengaruh ke seluruh Indonesia. Karena apa? Karena banyak warga Padangpariaman itu yang merantau. Sehingga, jika penduduk Padangpariaman pertumbuhannya terkendali, sedikit yang pergi merantau.
Jadi program ini katanya, perlu diatur dari mulai pasangan penganten melansungkan akat nikahnya. Sehingga satu keluarga tersebut berjalan dengan baik dalam membina rumah tangga dengan ekonomi yang baik dalam mencetak generasi bangsa yang akan dilahirkannya.
Untuk itu Aspinuddin mengajak tokoh masyarakat untuk memberikan saran kritikan pembangunan di kampung KB dan program KB secara umum dalam daerah ini. Kemajuan program dan pembangunan pengendalian pendudukan dan KB di Kabupaten Padangpariaman untuk peningkatan ekonomi masyarakat.
“Kampung KB sudah terbentuk 22 buah dari 103 Nagari dalam rentang 3 tahun ini di Padangpariaman. Sudah banyak manfaat yang diperoleh keberadaan Kampung KB ini. Antara lain menekan pertumbuhan penduduk hingga mencapai 0,5% per tahun,” ujarnya.
Selain itu, sambungnya, dapat meningkatkan kepesertaan akseptor KB aktif mencapai 65,2%, dari 42.764 akseptor aktif. “Kemajuan pembangunan program KB ini didukung oleh lintas intansi terutama TNI, Penyuluh KB dan Kesehatan, OPD serta masyarakat,” tandasnya mengakhiri.(efa)