METRO SUMBAR

STQN ke XXV tahun 2019 Resmi Ditutup, Kontingen Sumbar Raih Peringkat 7

0
×

STQN ke XXV tahun 2019 Resmi Ditutup, Kontingen Sumbar Raih Peringkat 7

Sebarkan artikel ini

PONTIANAK, METRO – Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Nasional ke XXV tahun 2019 secara resmi ditutup oleh Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin, Jumat (5/7) malam di Alun-alun Kapuas, Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).
Penutupan tersebut ditandai dengan pemukulan rabbana yang diiringi dengan dentuman meriam sebanyak 25 kali, oleh Menteri Agama, Gubernur Kalbar, Ketua LPTQ Nasional serta Forkopimda Kalbar.
Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, setiap pelaksanaan Musabakah Quran baik MTQ atau STQ, selalu diingatkan untuk tetap terus menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup, di dunia dan akhirat. Karena tidak ada keraguan dalam teks dan kandungannya sejak diturunkan hingga sekarang.
“Namun demikian, sepanjang perjalanannya selalu ada saja pihak-pihak yang meragukan Al-Quran, apalagi dalam kehidupan yang semakin maju,” ujarnya.
Al-Quran, sesungguhnya mempunyai fungsi yang sangat penting sebagai referensi dalam menghadapi dinamika kehidupan, sekaligus dapat menjadi inspirator dalam menggapai kehidupan yang lebih baik. “Al-Quran dapat dijadikan teman dialog, sahabat sejati dan kekasih yang sangat ideal. Sehingga, setiap waktu kita harus mentradisikan untuk terus mencintai Al-Quran kapanpun dan di mana pun,” ajaknya.
“Seorang kekasih tidak akan memberikan cintanya jika kita tidak menunjukkan bahwa kita benar-benar mencintainya. Demikian juga dengan Al-Quran, dia tidak akan membuka isi kandungannya jika kita tidak pernah membaca, mencoba mengetahui maknanya, menghayati maksudnya dan mengamalkan ajarannya sebagai wujud kecintaan kita kepada Al-Quran” sebutnya.
Kontingen Provinsi Sumbar dipimpin oleh Sekdaprov Sumbar, Alwis saat penutupan. Pada STGN tahun ini, Kontingen Provinsi Sumbar berhasil meraih peringkat tujuh dari 34 provinsi yang berpartisipasi. Sedangkan juara umum diraih oleh DKI Jakarta yang juga meraih prestasi yang sama, pada STQN XXIV tahun 2017 di Tarakan, Kalimantan Utara.
Kontingen Provinsi Sumbar berhasil meraih peringkat terbaik I, pada cabang tilawah dewasa putri, atas nama Anissaul Malikhah, dengan nilai 97,33. Kemudian meraih terbaik III, pada cabang tahfidz 1 jus tilawah putra, atas nama Fadhlan Mubarak, dengan nilai 95,50.
Selain itu, Yahdi Yani meraih harapan III pada cabang tahfidz 20 jus dan Muhammad Umair, pada cabang tafsir bahasa arab, juga meraih harapan III. Untuk STQ kali ini, Kontingen Sumbar mengirimkan 16 peserta dan mengikuti tiga cabang dan delapan golongan perlombaan. “Hasil malam ini adalah usaha dan hasil terbaik yang sudah diberikan oleh kontingen Sumbar. Tahun depan ada tantangan lebih besar untuk kita hadapi, yakni MTQ Nasional di Sumbar” sebut Kepala Biro Bina Mental Setdaprov. Sumbar, Syaifullah.
Berdasarkan SK Dewan Hakim STQN ke XXV tahun 2019 di Pontianak, Kalbar, 5 Juli 2019, tentang Penetapan Juara Umum dan Peringkat 10 besar STQN ke XXV, yakni, peringkat pertama, DKI Jakarta (juara umum), kedua (Banten), ketiga (Sumut), keempat (Sulteng), kelima (Kalbar, Jateng, Kalsel), keenam (NAD dan Jabar), ketujuh (Sumbar, Riau), kedelapan (Papua Barat dan Sumsel), kesembilan (Jambi), ke 10 (NTB, Lampung dan Kalteng).(fan)