PADANG, METRO – Meski keterbatasan dana, atlet Dayung Kota Padang meningkatkan semangat mereka berlatih menuju persiapan menjadi tuan rumah di Festival Dragon Boat Internasional yang dilaksanakan Agustus di Banda Bakali GOR Haji Agus Salim, Kota Padang.
Sekretaris PODSI Kota Padang sekaligus pelatih dayung Kota Padang Asneti mengatakan, persiapan latihan menghadapi Festival Dragon Boat Kota Padang telah dilakukan pada 5 Januari lalu.Dan mulai dilakukan pemusatan pada 15 Juni. Dari 5 Januari dilakukan latihan rutin dan seleksi atlet di Kota Padang, kemudian pada 15 juni lalu dilakukan pemusatan latihan di Kabupaten Solok, penginapan di Instalansi unit perikanan perairan umum singkarak Jalan Serojo Singkarak.
“Penginapan yang diberi bantuan dari Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar Yosmeri. Ada 50 atlet yang sedang dipersiapkan, memilih latihan di Kabupaten Solok bertujuan supaya atlet terfokus berlatih tanpa gangguan dari luar lainnya, agar bisa mengontrol dan mengawasi kegiatan yang dilakukannya,” ujar Asneti, Rabu (3/7).
Atlet dayung mempunyai 2 iven yakni Pra yang akan dilaksanakan dua kali, Pra Pon pertama akan dilaksanakan 23-26 mendatang di Palembang yang mempertandingkan kategori Dragon Boat dan selanjutnya Pada 10-17 Agustus di Jawa Barat kategori Canoe.
“kesiapan sudah mencapai 75 persen, harapan semoga menang di pertandingan esok, Tim Dayung Kota Padang selain membawa nama Kota Padang juga membawa nama baik Sumatera Barat dan sebagai tuan rumah. Bantuan yang sudah diterima dari pengurus Podsi, ada juga masyarakat yang menyumbang untuk dana sehari-hari atlet,” jelas Asneti.
“Makanan atlet di bawa dari Padang menuju Kabupaten Solok, masak di Padang karena di Solok serba mahal, makanan yang disediakan harus banyak, atlet ada 50 belum termasuk pelatih dan kami juga keterbatasan dana. Untuk sehari saja harus membeli 15 ekor ayam untuk makan, belum kebutuhan lainnya, makan yang diberikan ada 3x sehari, sarapan pagi, makan siang dan makan malam,” tukas Asneti. (e)





