BERITA UTAMA

Bagak! Pekerja Proyek Aniaya Polisi

1
×

Bagak! Pekerja Proyek Aniaya Polisi

Sebarkan artikel ini

PADANG, METRO–Seorang polisi dipukul dengan balok kayu, oleh pekerja proyek yang merupakan adik mandor, di Rusunawa Teluk Nibung, Kelurahan Gates Kecamatan Lubeg, Kamis (19/11) sekitar pukul 09.00 WIB. Akibatnya, korban mengalami cedera pada bagian kepala dan kakinya. Pelaku yang bekerja di proyek pembangunan Rusunawa, Suharmansyah (34) warga Palembang, saat ini sudah diamankan dan masih dirawat di ruang kesehatan tahanan RS Bhayangkara.

Sementara itu, korban yang masih berpakaian dinas, Bripka Zakaria (34) Bhabinkamtibmas kelurahan Gates masih menjalani perawatan medis di ruang Bougenvil Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar. Dia mendapat 8 jahitan pada bagian kepala akibat dipukul dengan balok kayu.

Kejadian berawal ketika pelaku melakukan penganiayaan terhadap pekerja proyek pembangunan Rusunawa dengan menampar Dedi dan kawan-kawan. Tak terima Dedi kemudian melaporkan kelakuan pelaku itu kepada kepada ketua pemuda setempat, untuk kemudian dilaporkan ke polisi Babinkamtibmas. Tak lama, petugas Babinkamtimas mendatangi warga yang telah berkumpul. Warga bersama korban kemudian mendatangi lokasi proyek dengan maksud mendamaikan.

Setiba di lokasi proyek, korban kemudian menemui tersangka namun tersangka tiba-tiba langsung marah-marah kepada korban dengan berkata, “Ketek ang dek den ma, kapten panggia kasiko,” kata tersangka sambil menujuk-nunjuk korban.

Melihat kejadian itu, warga langsung emosi, namun korban berusaha untuk menenangkan warga, dengan memberikan arahan agar pekerja yang dianiaya tersangka melapor ke Polsek. Tersangka bukannya takut malah mengambil sebilah balok kayu, dan langsung memukul korban. Berusaha menangkis, namun korban terjatuh. Dalam kondisi tersebut, Tersangka kembali memukul korban tepat di kepala dan betisnya, hingga darah segar mengucur deras. Melihat kejadian itu, warga naik pitam, dan langsung mengeroyok tersangka hingga babakbelur.

Abang tersangka yang juga sebagai mandor di proyek, berusaha melerai dan menyelamatkan pelaku dari amukan massa. Berhasil diselamatkan, Pelaku kemudian dibawa oleh abangnya ke rumah sakit Tentara, dan selanjutnya dipindahkan ke Rumah Sakit Bhayangkara.

Sementara itu, polisi Babinkamtibmas yang menjadi korban juga langsung dilarikan oleh warga ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis dan telah membuat laporan polisi ke Polresta Padang. Kepada wartawan, Bripka Zakaria mengatakan dia menemui pelaku untuk mendamaikan, namun dia malah dimaki oleh pelaku. Bahkan dipukuli menggunakan kayu balok. “Saya dipukul di bagian kepala dan betis,” ungkapnya.

Terpisah, Kanit III SPKT polresta Padang, Ipda Nofridal mengatakan laporan terkait penganiayaan sudah diterima dan direruskan ke Reskrim Polresta Padang. “Laporan korban sudah diteruskan guna pengusutan lebih lanjut. Dan guna melengkapi berkas, korban juga dilakukan visum,” kata Nofridal. (r)