BERITA UTAMA

Dikejar Polisi, Pencuri Ternak Terbirit-Birit ke Hutan

0
×

Dikejar Polisi, Pencuri Ternak Terbirit-Birit ke Hutan

Sebarkan artikel ini

ilustrasi
LIMAPULUH KOTA, METRO–Setelah sempat kejar-kejaran di Jalan Sumbar – Riau dengan kendaraan roda empat, akhirnya empat orang pelaku pencurian ternak pada siang bolong di Jorong Lubuak Jantan, Kenagarian Manggilang, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Limapuluh Kota, Selas (17/11) sekitar Pukul 13.30 WIB berhasil dihentikan petugas.
Saat berhenti dua orang dari empat pelaku yang berada di atas mobil jenis Avanza warna Merah Maron BM-1557-JA masih sempat kabur masuk dalam hutan di pinggir jalan raya Sumbar – Riau. Beruntung petugas Polisi dari Polsek Pangkalan dengan sigap mengejar pelaku. Hanya berselang beberapa jam akhirnya keduanya diamankan petugas diperbatasan Sumbar-Riau di Dusun VI Koto Jorong, Koto Panjang, Nagari Pangkalan.
Bermula saat empat orang pelaku A (31) asal Menaming Pasir Pengaraian, Kabupaten Kampar, IM (35) asal Simpang SP.VI-Bangkinang Kampar, S (31) asal Tangkerang, Kota Pekanbaru, dan B (30) asal Bangkinang, Kabupaten Kampar, raun-raun dengan menggunakan satu unit mobil Avanza rental ke arah Sumbar.
Diduga akibat hilang akal dengan apa akan dibayar uang sewa rental mobil Avanza yang disopiri S. Tiba-tiba saja, mereka melihat seekor Kambing Jantan terikat tali ditepi Jalan Raya Negara Sumbar-Riau tepatnya di Jorong Lubuak Jantan, Nagari Manggilang, hingga timbul niat jahat dipikiranya untuk mencuri.
Akhirnya laju kenderaan yang sudah melewati tempat Kambing Jantan itu terikat, disurutkan kembali dengan posisi putar kepala menuju arah Riau. Karena tidak melihat ada orang lain didekat Kambing Jantan itu, empat pelaku lansung menggendong Kambing Jantan itu dan menaikan dalam mobil Avanza.  Naas, saat kambing diangkat oleh orang tidak dikenalnya lansung bersuara, sehingga membuat pemiliknya mendengar. Maklum, pemilik Kambing berada tidak jauh dari tempat kambingnya diikatkan.
Kontan saja pemilik kambing Mira Sasmita (26) melihat dua orang pelaku pencurian menaikan kambingnya dalam mobil dan kabur ke arah Riau dengan menggunakan Mobil Avanza. Tidak terima Kambing kesayangannya dibawa orang tidak dikenal, korban lansung melaporkan kejadian kepada Polsek Pangkalan dengan nomor laporan LP/55/IX/2015/Res LPK/Sek Pangkalan.
Menerima laporan ada pencurian, Kapolsek bersama dengan anggotanya lansung tancap gas mengejar pelaku. Diperjalanan, pelaku mengetahui dikejar Mobil Patroli Polisi lansung tancap gas. Sehingga mobil tersangka beberapa kali sempat menyenggol kenderaan yang menghalangi lajunya, beruntung tidak menimbulkan kecelakaan.
“Setelah kita menerima laporan dari seorang warga kita bergerak dan berhasil mengamankan pelaku di perbatasan Sumbar-Riau,” sebut Kapolres Limapuluh Kota AKBP Bagus Suropratomo, didampingi Kasat Reskrim AKP Dicky Fertoffan Bachriel dan Kapolsek Pangkalan Iptu Kalber Juaidi SH kepada wartawan Rabu (18/11).
Akibat kejadian itu, korban diduga mengalami kerugian mencapai Rp 4 juta rupiah. Kini, keempat pelaku berserta barang bukti berupa Kambing dan kenderaan roda empat yang digunakan sudah diamankan Polisi di Polsek Pangkalan. (us)