BERITA UTAMA

Tiket Mahal Pengaruhi Laga Tandang ke Papua, Semen Padang FC Rogoh Rp400 Juta

0
×

Tiket Mahal Pengaruhi Laga Tandang ke Papua, Semen Padang FC Rogoh Rp400 Juta

Sebarkan artikel ini

KENAIKAN harga tiket pesawat, belum lagi masalah biaya bagasi yang juga ikut melonjak, berdampak bagi keuangan klub-klub Liga 1. Terutama, bagi-tim-tim yang harus melakoni laga away (tandang) dengan jalur udara. Bisa dibayangkan, berapa biaya yang harus dikeluarkan klub untuk lawatan yang melewati antar pulau itu. Seperti yang dirasakan Semen Padang FC saat menjalani duel melawan Peripura Jayapura.
Ya, tiket pesawat menjadi salah satu biaya yang perlu diperhatikan oleh klub sepak bola profesional Indonesia. Apalagi, Indonesia merupakan negara kepulauan, yang pasti membutuhkan alat transportasi pesawat dalam melakoni laga tandang.
Namun, sejak November 2018 lalu, tiket mengalami pelonjakan harga, yang mana makin memberatkan pengeluaran klub. Tingginya harga tiket pesawat saat ini, ikut membuat “pusing kepala” manajamen Semen Padang.
Untuk laga tandang ke Jayapuran, Jumat (28/6) besok, Semen Padang FC harus mengeluarkan biaya mencapai Rp400 juta. Angka fantastis disaat ekonomi tengah sulit dan mencekik saat ini.
Hal tersebut dikatakan langsung oleh Direktur PT Kabau Sirah Semen Padang (KSSP), Rinold Thamrin kepada POSMETRO, Rabu (26/6). Anggaran itu jauh lebih tinggi dari sebelumnya.
“Anggarannya besar sekali, sudah di atas angka Rp400 juta,” kata Rinold.
Untuk musim Liga 1 Indonesua 2019 ini, Semen Padang FC termasuk salah satu klub yang melakukan perjalanan terjauh.
Ya, Semen Padang sebagai satu-satunya tim dari Pulau Sumatera menjalani away yang cukup jauh menuju Jayapura, pulau ujung timur Indonesia.
Untuk ke Papua sana, tentu tidak satu kali pesawat. Mereka harus melakukan beberapa kali transit. Nah, bisa dibayangkan berapa tarif yang harus dikeluarkan.
“Harus dicari cara lain untuk bisa mengurangi biaya saat tiket pesawat mahal, bagasi naik. Sebagai klub Liga 1 Indonesia, bagaimanapun Semen Padang tentu harus melakoni semua laga, baik itu home atau away. Ya, yang penting Semen Padang tetap ikut,” lugas Rinol.
Dengan kemampuan keuangan PT KSSP saat ini, angka Rp400 juta itu cukup memberatkan. Namun, semua harus diakali agar pengeluaran tak mencekik keuangan klub. Penghematan di semua lini tentu harus dilakukan.
Meledaknya harga tiket pesawat tersebut membuat Semen Padang harus realistis, mengambil langkah dengan cara mengurangi jumlah pemain yang ikut pada laga Persipura Jayapura. Jika biasanya, skuat yang dibawa dalam lawatan away mencapai 18 pemain, sekarang terpaksa dikurangi.
“Kami terpaksa mengurangi jumlah pemain yang berangkat. Yah, mau bagaimana lagi, untuk sementara itu cara yang terbaik, mengurangi pemain atau ofisial yang berangkat,” tukasnya.
Terkait tim Semen Padang, Rinold Thamrin mengharapkan pada laga besok, tim yang berjuluk Kabau Sirah ini bisa memperoleh hasil yang maksimal.
“Kita minta doa para suporter dan masyarakat Sumbar, semoga laga besok di Jayapuran bisa memperoleh poin penuh,” pintanya.
Sebelumnya, Pelatih Kepala Semen Padang FC Syafrianto Rusli jelang keberangkatannya ke Jayapura, Selasa (25/6) mengatakan bahwa timnya akan siap untuk bangkit hadapi Persipura.
“Untuk persiapan mengenai jelang laga, kita sudah perisiapkan tim untuk menghadapi Persipura,” kata Syafrianto.
Ia berharap pada pertandingan tandang kali ini, anak asuhnya dapat bermain dengan baik dan menciptakan hasil yang positif.
“Hendaknya pemain pada saat laga menghadapi Persipura Jayapura, kembali bangkit dari keterpurukan kemarin,” kata Syafrianto Rusli.
Pada laga tandang kali ini tim Semen Padang FC, menghadapi tim Persipura yang sama-sama belum meraih poin dalam empat laganya. (heu)

Baca Juga  Tabloid Indonesia Barokah Tiba di Padang