M YAMIN, METRO – Untuk mencegah praktik pungutan liar (pungli) di penerimaan siswa baru 2019 di Kota Padang, Tim Sapu Bersih (Saber) Pungli Kota Padang mengawasi penerimaan siswa baru tersebut.
Kepala Tim Saber Pungli Kota Padang Kompol Alfiaz Marzuki, mengatakan sebelum dimulainya penerimaan siswa baru 2019, pihaknya telah menerbitkan edaran yang ditembuskan kepada seluruh kepala sekolah di tingkat SMP dan SD.
“Kita sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan mengingatkan kepada seluruh kepala sekolah untuk mengingatkan agar tidak melakukan praktik pungli, selama penerimaan siswa baru tahun ini,” kata Kompol Alfias Marzuki yang juga Ps Waka Polresta Padang.
Pihaknya terus melakukan tugas dan fungsinya dalam memberantas perbuatan pungutan liar pelayanan publik di Padang. Tanpa terkecuali, mengawasi proses penerimaan siswa baru di setiap sekolah negeri yang saat ini sedang berlangsung.
“Kami mendatangi sekolah-sekolah, tim yang dinamakam tim tindak Saber Pungli Kota Padang setiap harinya datang kesekolah-sekolah yang berada di wilayah Kota Padang. Di sana kita memberitahukan kepada kepala sekolah jangan sekali-kali mencoba pungli dan juga kami menempelkan imbauan tentang jangan adanya pungli saat penerimaan siswa baru.
“Kalau ada yang menjadi korban, silahkan lapor kepada tim saber pungli. Bisa melalui website dan media sosial kita atau bisa saja datang langsung ke Polresta Padang,” tegasnya.
Pihaknya jauh-jauh hari sudah melakukan sosialisasi, pencegahan, pembinaan dan penindakan dalam rangka mencegah praktik pungutan liar sewaktu peneriman siswa baru.
“Tim Satgas Saber Pungli Kota Padang terus menyuarakan kepada baik aparatur pemerintah dan swasta serta seluruh masyarakat agar jangan sesekali melakukan pungli. Karena akan berurusan langsung dengan hukum,” ungkapnya.
Ia mengakui, Tim Satgas Saber Pungli Kota Padang semenjak terbentuk pada 2017 lalu, sudah melaksanakan tugas sesuai program dan kegiatannya. Meskipun sudah banyak terdapat dampak dan hasil yang signifikan melalui upaya sosialisasi, pembinaan dan penindakan namun saat ini masih terdapat banyak pekerjaan rumah, katanya. (r)





