PDG.PARIAMAN, METRO – Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur menyatakan berbagai jenis kesenian tradisional dan budaya Minangkabau di Kabupaten Padangpariaman hingga kini masih sangat kurang dikenal para ganerasi muda di Padangpariaman.
”Mereka lebih sering melihat pertunjukan organ tunggal dibandingkan dengan penampilan kesenian dan budaya kesenian Minagkabau. Ini semua tanggung jawab kita dalam melestarikan kesenian dan budaya minangkabau tersebut kepada generasi muda bangsa,” kata Suhatri Bur, saat rapat persiapan alek nagari di Festival Alek Nagari Sintuk di Masjid Raya Sintuk, Kecamatan Sintuk Toboh Gadang, kemarin.
Menurut wabup, perlu dilaksanakan alek nagari seperti yang dilaksanakan masyarakat Nagari Sintuk ini, sehingga kesenian dan budaya tersebut selalu dikenal dari generasi ke generasi bangsa di Kabupaten Padangpariaman. Dengan demikian kesenian dan budaya tersebut tidak akan hilang ditelan budaya barat.
Namun demikian, katanya, perlu juga dilakukan inovasi dalam menampilkan kesenian dan budaya minangkabau tersebut sehingga minant generasi muda untuk melihat semakin tinggi dan datang ke arena alek nagari.
”Artinya, Festival Alek Nagari adalah kegiatan yang sangat bagus, dalam festival ini kita bisa memperkenalkan kepada generasi muda bahwa seperti inilah budaya budaya yang ada di Minangkabau dalam Kabupaten Padangpariaman,” ungkapnya.
Untuk itu, bupati mengajak masyarakat menyusukseskan festival Alek Nagari Sintuak, karena tidak lepas dukungan semua niniak mamak, alim ulama dan masyarakat Nagari Sintuak
Hadir dalam kegiatan ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Padangpariaman, Ketua KAN Nagari Sintuak, niniak mamak, alim ulama, bundo kandung, perangkat Nagari Sintuak, perangkat Korong se-Nagari Sintuak dan masyarakat. (efa)





