PDG.PARIAMAN, METRO – Bupati Padangpariaman Ali Mukhni menyatakan saat ini kondisi cuaca tidak stabil. Karena pada hari-hari terakhir ini hujan lebat dan badai sering melanda dan menimbulkan banjir dan longsor di sejumlah wilayah dalam daerahnya.
”Karena itu saya meminta kepada semua masyarakat untuk selalu tingkat kewaspadainnya. Sebab, bencana banjir dan longsor telah menimbulkan kerugian materil dan juga ada warga meninggal dunia akibat longsor yang terjadi dalam daerahnya baru-baru ini,” kata Bupati Padangpariaman H Ali Mukhni, kemarin.
Katanya, cuaca tak menentu, kadang hujan lebat, dengan curah hujanya tinggi, dan terkadang hujan lebat disertai angin kencang, hujan dihulu sungai dengan sangat lebat dalam waktu lama sehingga berpotensi banjir. “Tentu dalam kondisi seperti ini warga harus waspada,” ungkapnya.
Dikatakan, pemerintah terus berusaha secara maraton berbernah dan membenahi kawasan-kawasan rawan banjir dan longsor dengan membangun infrastruktur dan penghijauan sesuai peta lokasinya.
Misalnya, untuk sungai dengan normalisasi bagi kawasan perbukitan dengan penghijauan dan secara bertahap sudah dilakukan pendataan kebencanaan ini, soal langkah meminimalisir dampak bencana terus pula dilakukan.
”Secara bertahap Pemkab terus berupaya mendapatkan peningkatan pembangunan insfrastruktur guna meminimalisir dampak banjir dan longsor terutama ke BNPB. APBD kita belum begitu kuat untuk membangun infrastruktur yang memakan dana banyak atau puluhan miliar itu, kita terus jangkau dana dari kementerian terkait, termasuk ke provinsi Sumbar,” ujarnya.
Soal kerugian materil sedang dihitung dan belum final namun untuk sementata sudah mendekati setengah miliar. Diantara wilayah yang terkena banjir itu Sungai Limau, di dalam pasar ketinggian air pada Selasa kemarin mencapai 1 meter. Selain itu banjir juga merendam puluhan rumah warga.
Kemudian kejadian Tanah Longsor di Korong Kampung Pinang Nagari Batu Gadang Kuranji Hulu Kecamatan Sungai Geringging . Tanah Lonsor menimbun 1 (satu) unit rumah dan menewaskan seorang warga, yang luka-luka dibawa ke rumah sakit untuk perawatan medis. (efa)





