PASBAR, METRO – Diduga dikejar kawanan begal yang menyandang senjata jenis airsoft gun, mobil Mitsubishi Pajero warna silver milik Irwanto Siregar (50), terbalik di depan SPBU Ujung Gading, Pasbar, Kamis (13/6) sekitar pukul 02.00 WIB. Korban bersama anak, istri dan kearabatnya mengalami luka dan trauma berat.
Kapolres Pasbar AKBP Iman Pribadi Santoso didampingi Kasat Reskrim AKP Afrides menyebutkan, dari informasi korban di Mapolres Pasbar, kejadian berawal pada saat mereka hendak mengisi BBM di SPBU Air Balam dengan mengendarai mobil Nopol BK 1238 IB. Mobil disopiri Zulherndra (40), warga Kota Padang.
Namun SPBU tersebut telah tutup, dan pada saat itu datang dua orang laki-laki yang tidak dikenal (OTK) mengendarai sepeda motor. Sang sopir bertanya perihal dimana SPBU yang ada. Pengemudi motor menjawab SPBU terdekat ada di Ujung Gading, sekitar 15 Km dari Air Balam. Sopir lalu bertanya tempat penjualan BBM ketengan.
”Lalu laki-laki tersebut menunjukkan tempat penjualan minyak ketengan yang berada di depan SPBU Air Balam. Kemudian sopir mengisi BBM di tempat itu,” terang Afrides.
Kedua laki-laki pergi dari tempat penjualan BBM ketengan. Setelah itu sopir mengendarai mobilnya ke arah Ujung Gading. Sekira berjarak tiga kilo meter dari Air Balam, Zulhendra melihat dari kaca spion terlihat dibuntuti oleh tiga sepeda motor jenis matic dan bebek. Tak lama motor itu memepet mobil korban.
”Sambil berteriak berhenti dan orang tak dikenal itu mengacungankan pistol jenis airsoft gun kepada pengendara mobil. Tidak berhenti, malah saat itu juga sopir langsung mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi.” ungkapnya.
Melihat sopir tidak mengindahkan gertakan, kawanan OTK ini mengejarnya dari belakang. Mereka juga mendengar adanya suara tembakan dari belakang mobil yang dikendarainya. Namun sopir terus mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi.
Setibanya di Ujung Gading, sopir melihat dari kaca spion mobil, ketiga sepeda motor tersebut masih mengejarnya. Tepat di Kampung Monduong, Jorong Ranah Salido, Nagari Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, Pasbar, sopir tidak bisa mengendalikan mobilnya yang berkecepatan tinggi. Sehingga mobil itu menabrak tiang telepon di pinggir jalan. Mobil terpental dan terguling ke jalan raya, yang membuat para penumpang luka dan memar. Tidak ada korban jiwa, hanya korban luka.
Diketahui, di dalam mobil Pajero ada 10 orang yakni Irwanto Siregar, warga Belawan Bahari Sumut, Nurhayati (39), warga Jalan Veteran Padang, Zulhendra. Warga Jalan Veteran, Padang, Asnah (66), warga Pasar Rakyat, Sumut, Zaskia Putri (16), Belawan Bahari, Sumut.
Selanjutnya, M Azmi (22), warga Belawan Bahari, Sumut, Nesya Akilah (16), warga Jalan Veteran Padang, M Faroz (8), Jalan Veteran Padang, M Nazim (14), warga Padang dan Naina Zulaika (12), warga Padang.
”Saat ini korban bersama rombongannya sudah berangkat ke rumah nya di Kota Padang. Untuk sementara barang bukti satu unit mobil Pajero kita amankan di Mapolres Pasbar,” terangnya. (end)





