METRO SUMBARTANAH DATAR/PDG PANJANG

Target PAD Rp1,297 T Tak Tercapai

0
×

Target PAD Rp1,297 T Tak Tercapai

Sebarkan artikel ini

TANAHDATAR, METRO – Ketua DPRD Tanahdatar Anton Yondra didampingi Wakil Ketua Irman dan Saidani serta 16 anggota DPRD lainnya mendengarkan jawaban Bupati Tanahdatar terhadap Pemandangan Fraksi-fraksi DPRD yang disampaikan sehari sebelumnya yang dilaksanakan di ruang sidang utama DPRD di Pagaruyung, Rabu lalu.
Di awal pemberian jawabannya, Bupati Irdinansyah Tarmizi menyampaikan terima kasih kepada dewan atas kesempatan yang diberikan dan juga sampaikan apresiasi atas kerja keras tim dan OPD yang telah mempersiapkan jawaban atas pertanyaan fraksi ini.
”Terima kasih dan apresiasi kepada tim yang terlibat atas kerja kerasnya mempersiapkan jawaban ini, yang katanya sampai sahur tadi, semoga menjadi amal ibadah dan dibalas pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT, serta terima kasih kepada anggota dewan atas sumbangan pemikirannya,” kata Bupati.
Selanjutnya Bupati Irdinansyah Tarmizi menyampaikan jawaban atas pertanyaan yang hampir sama, yakni terhadap pertanyaan tentang tidak tercapainya target PAD dari Rp1,297 triliun lebih hanya tercapai Rp1,230 triliun lebih.
”Tidak tercapainya target PAD disebabkan beberapa faktor, dan faktor pajak memang ada yang tidak capai target karena perubahan regulasi namun ada juga yang melebihi target, namun sesuai saran dan arahan anggota dewan, ke depan akan kita evaluasi dari seluruh elemen, sehingga potensi pajak ke depannya mampu meningkatkan PAD. Dan yang tidak kalah pentingnya adalah deviden Pemda Tanahdatar di Bank Nagari sudah menurun, dari 10,5 persen menjadi di kisaran 7,2 persen yang disebabkan kabupaten dan kota di Sumbar meningkatkan penyertaan modalnya di Bank ini,” terang Irdinansyah.
Sedangkan tentang laju pertumbuhan ekonomi yang stagnan, kata Irdinansyah, sebenarnya Tanahdatar terjadi peningkatan. “Pertumbuhan ekonomi Tanahdatar 2016 sebesar 5.03, sedangkan 2017 menjadi 5,12 yang berada diatas pertumbuhan ekonomi nasional yaitu di angka 5,07,” katanya.
Bupati menjawab pertanyaan tentang pendidikan yang disampaikan fraksi PAN, dimana diungkapkan ada calon peserta didik baru bersertifikat 4 juz namun tidak diterima di SMP 5 yang merupakan sekolah favorit.
“SMP 5 sebagai sekolah rintisan berasrama dan telah banyak ukir prestasi maka diberikan kesempatan mengatur PPDB sendiri dengan tetap berpedoman Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018, terutama pasal 16 ayat 3 yang menjelaskan daya tampung.  sekolah melalui jalur prestasi adalah 5 persen dari 3 lokal dengan murid 72 siswa dan didapatlah angka 4 orang. Namun sehubungan yang daftar ada 6 orang maka dilakukan seleksi, namun Kadis Pendidikan dan Kepsek sudah berkoordinasi sehingga siswa yang 2 lagi bisa bersekolah di sana,” ujar Irdinansyah.
Dikatakan Irdinansyah, dalam 35 lembar menyampaikan jawaban atas semua padangan 9 fraksi DPRD Tanah Datar yang disampaikan sehari sebelumnya. Seperti pendapatan yang sah melebihi target, dimana target Rp.43 Milyar lebih namun terealisasi sebesar Rp. 44 Milyar lebih, hal ini disebabkan adanya realisasi hibah dari pemerintah yang melebihi target yaitu hibah air limbah setempat (Sanitasi).
Untuk realisasi penerimaan pajak daerah yang bersumber dari pajak Hotel ada Rp 875.872.638, restoran Rp.2.504.897.570, hiburan Rp 19.745.000, Reklame Rp.152.450.339 pajak mineral bukan logam dan batuan Rp1.185.557.283,18 dan PBB Perdesaan dan Perkotaan Rp.1.926.940.741.
Di akhir penyampaiannya Bupati menyampaikan permohonan maaf, kalau tanggapan dan jawaban ini belum sempurna dan akan disempurnakan dalam rapat-rapat selanjutnya. (ant)