METRO PADANG

125 Sabhara Polda Dikirim ke Jakarta

0
×

125 Sabhara Polda Dikirim ke Jakarta

Sebarkan artikel ini

PADANG, METRO – Untuk mempertebal pengamanan penetapan hasil pemilu presiden dan legislatif oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 22 Mei 2019 mendatang, sebanyak 125 personel Direktorat Sabhara (Samapta Bhayangkara) Polda Sumbar dieberangkatkan ke Jakarta, Jumat, (17/5).
Direktur Sabhara Polda Sumbar Kombes Pol Tafianto Eko Atmojo mengatakan, 125 personel bantuan kendali operasi (BKO) atau 1 ssk (satuan setingkat kompi) lebih. Jika dihitung jumlah personel sama dengan 4 pleton. Permintaan dari Mabes Polri untuk BKO ke Polda Metro Jaya.
“Pelepasan tadi pagi (kemarin-red) di mapolda pukul 07.00 WIB. Berangkat pukul 10.30 WIB menggunakan pesawat carteran oleh Mabes Polri. Gunanya untuk penebalan pasukan. Kita mengamankan penghitungan suara tingkat pusat sampai penetapan,” kata Kombes Pol Tafianto.
Kombes Pol Tafianto menjelaskan, personel yang diberagkatkan kesana, di bawah kendali Polda Metro Jaya untuk pengamanan objek vital. Secara keseluruhan mengamankan situasi di Jakarta sampai pengumuman Pemilu 2019 selesai. Personel yang diberangkatkan adalah personel pilihan yang terlatih.
“Mereka terdiri dari perwira dan bintara. Perwira 3 orang, yakni 1 perwira menengah, dan 2 perwira pertama). Penekanan kepada anggota agar mengikuti komando dari Polda Metro Jaya, karena kita pasukan pembantu. Segala pergerakan pasukan tergantung dari Polda Metro Jaya, bukan masing-masing polda bergerak sendiri, tetapu pengendalinya Polda Metro Jaya,” ungkap Kombes Pol Tafianto
Kombes Pol Tafianto menjelaskan, berangkatnya ratusan personel tidak berpengaruh terhadap kekuatan personel di Polda Sumbar. Sebab, personel yang berangkat merupakan 1/4 dari kekuatan yang ada sehingga personel yang berada di Sumbar masih dalam kategori memadai untuk mengamankan wilayah.
“Kemudian penekanan lainnya saat pelepasan adalah tetap jaga disiplin, jaga kekompakan, jaga kesehatan, dan jangan sampai membuat malu Polda Sumbar. Secara surat perintah personel bertugas di Jakarta selama 7 hari, terhitung sejak pelepasan Jumat (17/5) hingga Kamis (23/5). Tapi, itu tentatif. Untuk lebih lanjutnya tentu tergantung situasi dan kondisi di Jakarta. Kalau situasi di sana berubah bisa saja masa tugas di sana juga diperpanjang,” ungkap Kombes Pol Tafianto.
Kombes Pol Tafianto menuturkan sebelum personel berangkat mereka mengikuti latihan rutin dalmas (pengedalian masyarakat), sesuai arahan dari Mabes Polri. Artinya, secara fisik personel sudah siap bertugas, lengkap dengan perlengkapan dalmas.
“Mudah-mudahan personel yang berangkat dapat menjalankan tugas dengan baik dan lancar. Begitu pun di Sumbar yang kondusif sampai saat sekarang ini, dan tetap waspada. Mudah mudahan tetap kondusif sampai 22 Mei nanti,” pungkas Kombes Pol Tafianto Eko. (rgr)