METRO PESISIR

Diwarnai Riak-Riak, Tol Padangpariaman-Pekanbaru Berlanjut

0
×

Diwarnai Riak-Riak, Tol Padangpariaman-Pekanbaru Berlanjut

Sebarkan artikel ini

PDG.PARIAMAN, METRO – Meski sempat diwarnai munculnya sejumlah riak-riak di lapangan, namun pembangunan ruas jalan tol Padangpariaman-Pekanbaru, bakal terus berlanjut. Bahkan saat ini prosesnya telah mulai memasuki tahap penetapan lokasi atau penlop.
”Jadi setelah dilakukan sosialisasi baru nantinya akan segera dilakukan penetapan lokasi atau penlopnya. Terutama untuk keperluan pembangunan kilometer 4 dan seterusnya,” ujar Sekdakab Jonpriadi.
Hal itu tegas Jonpriadi sangat beralasan, pasalnya sebelumnya lokasi pembangunan dari titik nol hingga kilimeter 4 telah berhasil ditetapkan. Pemkab jelas optimis jika pembangunan ruas jalan tol yang melintasi sebagian daerah Kabupaten Padangpariaman tersebut bakal bisa terealisasi seperti diharapkan.
”Iya kita tentunya jelas sangat optimis sekali. karena kan program tol ini telah dimasukkan dalam program strategis Nasional, atau RPJMN,” imbuh mantan Kepala Bappeda Padangpariaman, pada era kepemimpinan almarhum Bupati Muslim Kasim ini.
Secara umum proses pembanguan ruas tol Padangpariaman akan terus berlanjut, demikian pula dengan prosesnya meski terasa cukup panjang juga akan terus berjalan seperti diharapkan.
“Jadi karena ini merupakan salah satu proyek nasional maka siapapun nantinya yang akan ditetapkan sebagai Presiden terpilih, hal itu tidak akan banyak berdampak terhadap kelanjutan pembangunan ruas tol ini. Karena kan telah ditetapkan sebagai program strategis nasional,” sebutnya.
Karena itu, sebut Jonpriadi, Bupati Ali Mukhni dalam berbagai kesempatan selalu mengajak masyarakat di daerah ini agar secara bersama-sama mendukung pembangunan ruas tol di daerah ini. Pasalnya kehadiran ruas jalan tol tersebut tentunya akan sangt berdampak luar biasa dalam mempercepat arus lalu lintas dari Padangpariaman -Pekan Baru, sehingga jarak tempuhnya menjadi jauh lebih cepat dibanding jalur yang ada sebelumnya.
Demikian pula kehadiran ruas jalan tol tersebut juga tentunya akan semakin memperlancar proses pengangkutan barang dan orang. Baik dari Sumatera Barat menuju Pekan Baru atau sebaliknya.
”Dengan kondisi seperti itu tentunya kehadiran ruas jalan tol tersebut juga akan berdampak luas terhadap perputaran roda perekonomian masyarakat. Demikian pula dampaknya terhadap peningkatan harga lahan atau tanah yang ada di sepanjang ruas jalan tol tersebut,” terangnya.
Di pihak lain ditanyakan tentang kemungkinan dikembangkannya ruas jalan lingkar Duku-Sicincin sebagai alternatif pengembangan pembangunan ruas jalan tol, Jonpriadi mengakui opsi untuk menjadikan trase ruas jalan lingkar Duku-Sicincin tersebut sebelumnya juga pernah mengemuka atau ditawarkan pihaknya kepada Tim dari pusat, yang bertanggung jawab untuk keperluan pembangunan proyek ruas tol tersebut.
”Memang dulunya sebelumnya kita juga sempat manawarkan agar ruas jalan Duku-Sicincin tersebut sebaiknya bisa dikembangkan untuk keperluan pembangunan ruas jalan tol. Tapi saat itu orang Pusat maunya lokasi pembangunannya harus di lahan baru. Karena kan ruas jalan lingkar itu merupakan proyek provinsi sehingga selanjutnya juga akan dijadikan sebagai aset provinsi,” terangnya.
Namun demikian, jajaran Pemkab Padangpariaman sebut Jonpriadi sebagaimana harapan Bupati Ali Mukhni tetap optimis jika rencana pembangunan tol Padangpariaman-Pekanbaru tersebut akan bisa terwujud seperti diharapkan semua pihak.
“Karena itu harapan Pak bupati kepada masyarakat, khususnya para pemilik lahan, agar bisa sama-sama mendukung untuk kepentingan kelanjutan pembangunan ruas tol itu nantinya. Termasuk nantinya bisa menghasilkan kesepakatan dengan tim Appraisal, soal penetapan harga sesuai dengan yang disepakati bersama nantinya,” imbuhnya. (efa)