MENTAWAI, METRO – Perahu yang ditumpangi empat warga Dusun Karoniet, Desa Tuapejat dihantam badai gelombang besar, Rabu (15/5) sekitar pukul 18.00 WIB. Mereka hendak pulang dari pulau mencari lokan dan lilit (tambat) di Pulau Awera, Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Keempat korban hendak pulang ke rumah, dengan menggunakan perahu kecil. Di tengah perjalanan ombak mengamuk disertai dengan angin kencang dan menghantam perahu korban hingga terbalik.
Saat peristiwa itu, korban selamat dari amukan ombak, di antaranya, Anamaria (38), Herianto (23), Lien (27), dan Jandre (22). Mereka terpaksa terjun ke air dan menyelamatkan barang miliknya yang bisa diselamatkan.
Kemudian berenang ke bibir pantai sambil menggiring sampan dengan memapah perahu yang sudah terbalik untuk sampai ke tepi pantai.
Kepala Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan Akmal mengatakan, peristiwa tenggelamnya perahu diketahui berawal saat mendapatkan informasi dari salah satu suami korban dengan mendatangi kapal KN Ramawijaya.
“Saat itu juga tim gabungan melakukan pencarian korban ke lokasi kejadian, tepatnya di Pulau Awera,” katanya.
Akibat peristiwa itu, keempat korban berhasil dievakuasi dengan kondisi selamat.
”Korban berhasil kita evakuasi dengan selamat dengan menggunakan satu unit RIP. Dan tidak ada korban jiwa,” tutur Akmal. (s)





