PADANG, METRO – Pemesanan tiket untuk mudik lebaran terhadap dua kapal milik PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) Cabang Padang yaitu KMP Gambolo dan KMP Ambu-ambu, belum ada. Pemesanan tiket mudik untuk dua kapal ini diprediksi baru terjadi seminggu jelang lebaran.
Manager Usaha dan Teknik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Padang, Nikson Ambarita mengatakan, belum adanya pemesanan tiket untuk mudik ini dikarenakan banyaknya kapal yang saat ini melayani rute Padang-Mentawai atau sebaliknya. Penyebab lainnya yaitu, warga juga lagi menunggu adanya kabar akan adanya tiket kapal gratis saat mudik nanti.
“Saat ini, kapal yang melayani Padang-Mentawai ini cukup banyak. Selain kapal dari ASDP, juga ada kapal cepat sebanyak tiga buah dan Kapal Sabuk Nusantara milik Pelni sebanyak dua unit,” ujar Nikson.
Dengan banyak kapal Padang-Mentawai, Nikson memperkirakan tidak terjadi penumpukan penumpang jelang lebaran di KMP Ambu-ambu dan KMP Gambolo. Apalagi, perjalanan kapal-kapal itu tidak hanya ke satu pulau saja, sehingga jumlah penumpang terbagi-bagi. Ada yang ke Siberut, Sikabaluan, Sikakap dan Tuapejat.
“Pengalaman mudik lebaran tahun lalu, jumlah penumpang tidak terlalu banyak. Biasanya peningkatan penumpang hanya pada 2-3 hari jelang lebaran. Yang paling banyak mudik itu yaitu dari Mentawai ke Padang karena mereka kerja di Mentawai. Kebanyakan mereka berprofesi sebagai PNS,” ungkapnya.
Untuk arus balik terang Nikson, kemungkinan tidak terjadi penumpukan penumpang di KMP Ambu-ambu dan KMP Gambolo. Hal ini dikarenakan pada tahun ini, libur lebaran lebih panjang.
Nikson menjelaskan, pada hari biasa, jumlah penumpang KMP Gambolo dan KMP Ambu-ambu dari Padang menuju sejumlah titik di Mentawai hanya sekitar 50-150 orang. Namun sebaliknya dari Mentawai ke Padang, lebih berkurang jumlahnya. Sebab masyarakat banyak yang naik kapal cepat.
Menghadapi mudik lebaran ini terang Nikson, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan. Seperti, dilakukan perawatan rutin tiap hari terhadap KMP Gambolo dan KMP Ambu-ambu. Kemudian, alat keselamatan sudah diperiksa, bukan hanya dari pihak ASDP saja, tapi juga oleh Syahbandar.
“Pemeriksaan ini dilakukan dua minggu yang lalu,” tukasnya.
Nikson mengatakan, kapal-kapal milik ASDP memiliki keunggulan dibandingkan kapal lainnya. Yaitu, KMP Gambolo dan KMP Ambu-ambu bisa mengangkut kendaraan.
Nikson mengungkapkan, KMP Gambolo memiliki kapasitas penumpang 250 orang, 18 unit kendaraan dan 40 motor. Sedangkan KMP Ambu-ambu memiliki kapasitas 300 orang, 25 unit kendaraan dan 50 motor. “Kebanyakan penumpang dari KMP Ambu-ambu dan KMP Gambolo adalah dari golongan menengah kebawah,” bebernya.
Ia menjelaskan, harga tiket kapal milik ASDP yaitu untuk kelas ekonomi 90 ribu dan kelas bisnis Rp135 ribu. Untuk meningkatkan jumlah penumpang, pihaknya telah melakukan berbagai upaya.
Yaitu terangnya, untuk KMP Gambolo, fasilitas penumpang sudah ada tempat tidur. Sedangkan KMP Ambu-ambu, sudah dilakukan penggantian kursi dengan yang baru dan melakukan ketepatan waktu keberangkatan. (uki)





