PDG.PARIAMAN, METRO – Wakil Bupati (Wabup) Padangpariaman H Suhatri Bur, kemarin, mendampingi Direktur Cipta Karya PUPR Republik Indonesia Diana Kusumastuti meninjau kawasan makam Syekh Burhanuddin di Kenagarian Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padangpariaman.
“Kita melakukan kunjungan ini, karena insya Allah akan dibangun dan dikembangkan dalam waktu dekat menjadi kawasan wisata religi,” kata Wakil BUpati Padangpariaman Suhatri Bur, kemarin.
Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur saat itu didampingi Sekda Padang Pariaman, Kadis PU, Inspektorat, LH serta Walinagari dan tokoh-tokoh masyarakat sekitar makam Syehk Burhanuddin Kecamatan Ulakan Tapakis.
Suhatri Bur menyatakan lokasi makam ini tidak jauh dari Bandara Internaisonal Minangkabau (BIM) atau berjarak 35 kilometer atau sekitar 1 jam dari BIM untuk menuju Kecamatan Ulakan Tapakis.
Katanya, setiap ribuan umat muslim, terutama pengamal Tarekat Shatariyah, berbondong-bondong, silih berganti berdatangan ke Ulakan ini. Mereka berasal dari dalam maupun luar Sumatera Barat, bahkan ada yang datang dari Luar Negeri seperti Malaysia. Tujuan mereka tak lain yakni mengikuti dan melaksanakan tradisi Basafa.
Tradisi Basafa merupakan salah satu aktivitas ritual keagamaan yang dilakukan oleh muslim tarekat Syatariyah. Ritual ini selalu diadakan setiap tahunnya, setiap tanggal 10 bulan syafar di Makam Syekh Burhanuddin di Ulakan.
“Makam Syekh Burhanuddin sangat mudah diakses, baik dengan kendaraan roda dua maupun roda empat, karena terletak di dekat Jalan Raya Pariaman-Bandara Internasional Minangkabau. Karena sangatlah tepat lokasi makam ini dikembangan untuk menjadi wisata religius. Makanya, lokasi sekarang ditinjau Dirjen PUPR RI,” tandasnya.(efa)





