PADANG ARO, METRO— Penerapan sistem Manajemen Talenta (SIMATA) di Kabupaten Solok Selatan sejak jelang akhir 2025 lalu yang telah mulai diimplementasikan untuk rotasi/mutasi pegawai, menjadi perhatian dari Pemerintah Kota Singkawang, Kalimantan Barat. Setelah sebelumnya mendapatkan kunjungan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Pemerintah Kota Singkawang datang untuk melakukan koordinasi dan konsultasi tentang implemenasi Manajemen Talenta ASN.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) melalui Kepala Bidang Mutasi dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Depi Putra Hantoni mengatakan tenerapan manajemen talenta ASN berdampak positif signifikan terhadap pelayanan publik, terutama melalui peningkatan profesionalisme, kecepatan layanan, dan efektivitas kinerja.
“Hal inilah yang mendasari datangnya pemerintah daerah lain ke Solok Selatan. Kunjungan dari BKPSDM Kota Singkawang ini dilakukan untuk mendalamai teknis proses pembangunan Manajemen Talenta di Solok Selatan,” kata Depi dalam keterangannya, Jumat (6/3).
Kunjungan yang dilakukan pada Kamis (5/3) ini dilakukan oleh Kepala Bidang Penilaian Kinerja Aparatur, Pengembangan Karir dan Kompetensi Abdul Rani dengan Asesor SDM Aparatur Ahli Pertama Raga Arantino.
Kunjungan ini diterima oleh Kepala BKPSDM Irwandi Osmaidi, Kabid Mutasi & Pengembangan SDM, dan JF Analis SDM Aparatur Ahli Pertama.
Selain untuk mendalami penerapan Manajemen Talenta, BKPSDM Kota Singkawang juga mendalami mengenai penerapan Pengelolaan Kinerja ASN di Solok Selatan melalui Aplikasi SIMANJA, termasuk skema digitalisasi untuk pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).
Di samping itu juga mengenai implementasi Permenpan Nomor 22 Tahun 2024 tentang Penilaian Kinerja Organisasi yang berdampak kepada sebaran predikat kinerja pegawai di masing-masing perangkat daerah. (jef)





