METRO SUMBAR

Suasana Haru di Lapas Pariaman, Warga Binaan Buka Puasa Bersama Keluarga

4
×

Suasana Haru di Lapas Pariaman, Warga Binaan Buka Puasa Bersama Keluarga

Sebarkan artikel ini
BUKA BERSAMA— Lapas Kelas IIB Pariaman menggelar kegiatan buka bersama antara warga binaan dengan keluarga mereka, Kamis (5/3).

PARIAMAN, METRO— Untuk pertama kalinya selama bulan suci Rama­dan, Lembaga Pemasya­rakatan Kelas IIB Pariaman menggelar kegiatan buka puasa bersama antara warga binaan pemasyarakatan (WBP) dengan keluarga mereka. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan di lingkungan lapas, Kamis (5/3).

Program ini menjadi salah satu upaya pembinaan yang dilakukan pihak lapas, khususnya dalam memperkuat hubungan emosional antara warga binaan dengan keluarga mereka. Kehadiran anggota keluarga saat berbuka puasa dinilai mampu memberikan dukungan moral serta semangat bagi para WBP yang tengah menjalani masa pidana.

Baca Juga  Momentum Sumpah Pemuda, Ciptakan Generasi Muda Kreatif dan Berakhlak

Kepala Pengamanan Lapas (KPLP) Pariaman, Yosua Solsosolon, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan de­ngan tetap mengedepankan prosedur keamanan dan ketertiban yang berlaku di lingkungan lapas.

“Kegiatan ini merupakan bentuk pendekatan humanis dalam pembinaan. Kami i­ngin warga binaan tetap merasakan suasana Ramadan bersama keluarga, namun tetap da­lam pengawasan yang ketat,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, para warga binaan dan keluarga tampak antusias mengikuti rangkaian acara buka puasa bersama tersebut. Suasana haru juga terlihat dari se­jumlah keluarga yang me­ngaku bersyukur dapat berbuka puasa secara langsung bersama kerabat mereka di dalam lapas.

Baca Juga  Penempelan Stiker Keluarga Miskin di Silba, Perkuat Akurasi Data dan Pemerataan Bantuan

Bagi para keluarga, kesempatan ini menjadi momen yang sangat berarti, karena dapat memberikan dukungan secara langsung kepada anggota keluarga yang sedang menjalani masa pembinaan.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Pariaman berharap dapat terus menghadirkan berbagai program pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada aspek hukum, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan dan spiritual warga binaan.

Terlebih di bulan suci Ramadan, kegiatan yang bernuansa kebersamaan diharapkan dapat memperkuat motivasi warga binaan untuk menjalani masa pembinaan dengan lebih baik serta mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat. (rom)