AGAM/BUKITTINGGI

Bahas Pemulihan Pascabencana, Pemkab Agam Ikuti Rakor Bersama Kemendagri

4
×

Bahas Pemulihan Pascabencana, Pemkab Agam Ikuti Rakor Bersama Kemendagri

Sebarkan artikel ini
RAKOR DARING— Sekda Kabupaten Agam, Mhd. Lutfi AR, mengikuti rakor Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi pasca Bencana Alam wilayah Sumatera, di Ruang Rapat Bupati Agam, Kamis (5/3).

AGAM, METROBupati Agam diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Mhd. Lutfi AR, mengikuti rapat koordinasi (rakor) percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana untuk wilayah Sumatera, Kamis (5/3). Kegiatan tersebut berlangsung dari Ruang Rapat Bupati Agam dan digelar secara bersama dengan pemerintah daerah lainnya di Sumatera.

Rakor ini diikuti para gubernur serta bupati dan wali kota dari Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pertemuan tersebut membahas langkah-langkah percepatan pemulihan daerah yang terdampak bencana alam.

Selain itu, dalam rakor juga disosialisasikan surat edaran mengenai penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026 dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bagi wilayah yang terdampak bencana di tiga provinsi tersebut.

Baca Juga  Arka Rafassya Harumkan Nama Agam, Raih Juara Tiga Olimpiade Sains Nasional

Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Mhd. Lutfi AR, menyampaikan bahwa rapat koordinasi tersebut menjadi momentum penting untuk menyelaraskan kebijakan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Menurutnya, sinergi tersebut sangat diperlukan agar upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan terarah.

“Melalui rakor ini, pemerintah daerah mendapatkan arahan langsung dari pemerintah pusat terkait kebijakan penyesuaian anggaran serta langkah strategis dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana,” ujar Lutfi.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Agam berkomitmen untuk segera menindaklanjuti berbagai arahan yang disampaikan dalam rapat koordinasi tersebut.

Baca Juga  Bupati Agam Berbaur Dalam Harmoni Dikia Rebana di Surau Ka’bah Inyiak Tuah

Langkah itu, kata dia, dilakukan agar proses pemulihan pascabencana di daerah dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang terdampak.

Rakor yang dipimpin oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia tersebut juga menekankan pentingnya koordinasi dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Koordinasi tersebut dinilai sangat penting untuk mempercepat pemulihan infrastruktur, meningkatkan kembali pelayanan publik, serta mendukung pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pascabencana. (pry)