BUKITTINGGI, METRO— Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-54 tahun 2026 sekaligus menyambut Idul Fitri 1447 Hijriah, Tim Penggerak PKK Kota Bukittinggi menggelar bazar pasar murah di halaman Kantor Badan Keuangan Kota Bukittinggi, Kamis (5/3).
Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau menjelang hari raya, sekaligus mempromosikan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan pemerintah daerah.
Ketua TP PKK Bukittinggi, Yesi Endriani Ramlan, menjelaskan bahwa bazar ini merupakan agenda rutin yang setiap tahun diselenggarakan oleh TP PKK Kota Bukittinggi.
Ia menyebutkan, kegiatan tersebut terlaksana berkat kolaborasi berbagai pihak, di antaranya organisasi perempuan serta sejumlah instansi pemerintah daerah.
“Kita laksanakan bazar ini dalam rangka menyambut Lebaran Idul Fitri sekaligus memperingati HKG PKK ke-54. Di sini kita juga mempromosikan UMKM yang merupakan binaan dari berbagai SKPD. Ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk kreatif masyarakat Bukittinggi,” jelas Yesi.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya bertujuan membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga murah, tetapi juga menjadi wadah promosi bagi pelaku usaha lokal agar produk mereka lebih dikenal masyarakat luas.
Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengatakan bahwa kondisi global, termasuk konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah, turut berdampak pada perekonomian dunia dan berpengaruh terhadap stabilitas harga di berbagai daerah.
Karena itu, menurutnya, pemerintah daerah bersama berbagai elemen masyarakat perlu mengambil langkah antisipatif, salah satunya melalui penyelenggaraan bazar dan pasar murah.
“Bazar ini merupakan bentuk kepedulian nyata PKK untuk membantu meringankan beban masyarakat. Dengan kegiatan seperti ini, warga bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Ramlan.
Ia menambahkan, kegiatan bazar murah juga menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi menjelang Idul Fitri.
“Kita harus menjaga inflasi jelang Idul Fitri. Salah satu langkahnya dengan mengadakan bazar murah oleh TP PKK, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan harga yang lebih terjangkau,” ungkapnya.
Ramlan juga mengingatkan agar penjualan bahan kebutuhan pokok dalam bazar tersebut diprioritaskan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Ia memastikan bahwa seluruh produk yang dijual pada kegiatan itu dipasarkan dengan harga di bawah harga pasar.
Dalam bazar pasar murah tersebut, sejumlah kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih rendah. Di antaranya beras kuriak kusuik Rp18.000 per kilogram, beras SPHP Rp63.000 per 5 kilogram, beras anak daro Rp15.500 per kilogram, serta minyak goreng belfood Rp19.000 per liter. Sementara itu, telur ayam dijual dengan harga Rp50.000 per tray.
Bazar pasar murah yang digelar TP PKK Kota Bukittinggi tersebut berlangsung selama satu hari dan terbuka bagi masyarakat yang ingin mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau menjelang hari raya. (pry)





