AGAM/BUKITTINGGI

Bupati Tinjau Rehabilitasi 69 Hektar Lahan Terdampak Bencana, Dorong Percepatan Pemulihan

2
×

Bupati Tinjau Rehabilitasi 69 Hektar Lahan Terdampak Bencana, Dorong Percepatan Pemulihan

Sebarkan artikel ini
REHABILITASI— Bupati Agam, Benni Warlis tinjau proses rehabilitasi 69 hektar lahan pertanian yang terdampak bencana di Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Selasa, (3/3).

AGAM, METRO–Bupati Agam, Benni Warlis, meninjau langsung proses rehabilitasi lahan pertanian seluas 69 hektare yang terdampak bencana di Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Selasa (3/3).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan tahapan pemulihan berjalan sesuai rencana sekaligus memberi semangat kepada para petani yang terdampak. Dalam peninjauan itu, Bupati didampingi sejumlah kepala OPD terkait, pihak kecamatan, serta perangkat nagari setempat.

Di sela-sela kegiatan, Benni Warlis menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan penopang utama perekonomian masyarakat di kawasan tersebut. Karena itu, percepatan rehabilitasi lahan menjadi prioritas pemerintah daerah agar aktivitas produksi dapat segera kembali berjalan normal.

Baca Juga  Marfendi Tingkatkan Wawasan Politik Kader PKS di Kota Bukittinggi

“Kita ingin lahan yang terdampak ini segera produktif kembali, sehingga para petani bisa kembali beraktivitas dan perekonomian masyarakat kembali bergerak,” ujarnya.

Ia menjelaskan, proses rehabilitasi meliputi pembersihan material sisa bencana yang menutup lahan, perbaikan struktur dan unsur hara tanah, serta pembenahan jaringan irigasi yang mengalami kerusakan. Langkah ini dinilai penting agar lahan siap ditanami kembali dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Pemerintah daerah, lanjutnya, terus mendorong sinergi antarinstansi agar pekerjaan di lapangan berjalan efektif dan tepat waktu. Dengan koordinasi yang solid, diharapkan pemulihan 69 hektare lahan pertanian di Nagari Koto Kaciak dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani.

Baca Juga  Sekda Agam Ingatkan OPD Soal Penyelesaian Anggaran 2024 dan Persiapan 2025

Bupati juga berharap para petani tetap optimistis dan aktif berkoordinasi dengan pemerintah nagari maupun dinas terkait selama proses rehabilitasi berlangsung, sehingga setiap kendala di lapangan dapat segera ditangani. (pry)