SOLOK/SOLSEL

Rumah di Sungai Duo Solok Selatan Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp80 Juta

0
×

Rumah di Sungai Duo Solok Selatan Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp80 Juta

Sebarkan artikel ini
Rumah di Sungai Duo Solok Selatan Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp80 Juta

SOLSEL, METRO- Satu unit rumah permanen milik warga di Jorong Sungai Duo, Nagari Luak Kapau Alam Pauh Duo, Kecamatan Pauh Duo, ludes terbakar pada Rabu malam (4/3/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian diperkirakan mencapai Rp80 juta.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Arnonsyah, ST, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 22.00 WIB dan langsung mengerahkan satu unit armada lima menit kemudian.

“Setelah menerima laporan pada pukul 22.00 WIB, tim langsung berangkat pukul 22.05 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 22.15 WIB. Proses pemadaman dan pendinginan selesai pada pukul 23.35 WIB,” ujar Arnonsyah, Kamis (5/3/2026).

Baca Juga  Perban Tertinggal di Rahim, Yulia Dikunjungi Wawako Solok

Ia menjelaskan, api diduga berasal dari bagian dapur rumah dan dengan cepat membesar hingga menghanguskan seluruh bangunan.

“Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Api pertama kali muncul di bagian dapur dan cepat menyebar ke seluruh ruangan. Bahkan sempat terdengar dua kali ledakan kecil dari dalam rumah,” jelasnya.

Sebanyak 12 personel Damkar diterjunkan untuk memadamkan api agar tidak merambat ke bangunan lain. Rumah berukuran sekitar 6 x 11 meter tersebut mengalami kerusakan berat dan tidak dapat dihuni kembali.

Baca Juga  Dugaan Korupsi Peremajaan Sawit di Solok Selatan, Kajari Naikkan Status Penyidikan

“Seluruh isi rumah seperti perabotan, pakaian, dan surat-surat berharga tidak dapat diselamatkan. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini,” tambahnya.

Rumah tersebut diketahui milik Ratna (58), seorang ibu rumah tangga yang juga berprofesi sebagai petani. Saat kejadian, rumah dihuni oleh dua orang dan tidak ada warga yang mengungsi.

Laporan resmi peristiwa ini telah disampaikan kepada pimpinan pada Kamis (5/3/2026). Pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. ***