PESSEL, METRO– Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pemkab Pessel) meresmikan hunian sementara (huntara) untuk korban bencana di Taratak Baru, Nagari Puluik Puluik, Kecamatan IV Jurai Bayang Utara.
Selain meresmikan huntara pada kesempatan itu juga disalurkan Dana Tunggu Hunian (DTH) Tahap II secara simbolis oleh Bupati dan Wakil Bupati Pesisir Selatan (Pessel), serta Perwakilan dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebagai bank penyalur bantuan.
Pimpinan Cabang BRI Pessel Helmi Shauman menyampaikan komitmen BRI mendukung kelancaran penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak bencana. Ia menegaskan, BRI siap memastikan proses penyaluran DTH berjalan tepat sasaran, transparan dan sesuai ketentuan.
Pada periode ini, sebanyak 20 unit huntara telah selesai dibangun di Taratak Baru, Nagari Puluik Puluik. Huntara diperuntukkan bagi masyarakat terdampak bencana, sambil menunggu proses pembangunan hunian tetap (huntap).
Bupati Pessel Hendrajoni menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam percepatan pembangunan huntara. Termasuk dukungan dari BRI sebagai mitra penyalur bantuan. Ia berharap huntara ini dapat memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi masyarakat penerima manfaat.
“Alhamdulillah, hari ini kita meresmikan 20 unit huntara yang telah selesai dibangun. Ini bentuk komitmen pemerintah memastikan masyarakat terdampak mendapatkan tempat tinggal yang layak sementara waktu,” ujarnya.
Selain 20 unit yang telah rampung, masih terdapat 38 kepala keluarga (KK) yang telah disetujui dan akan segera menyusul dalam proses pembangunan dan penyaluran bantuan berikutnya.
Wakil Bupati Pessel, Risnaldi Ibrahim menambahkan, pemerintah daerah akan terus mengawal proses pembangunan hingga seluruh penerima manfaat mendapatkan haknya. Ia juga mengimbau masyarakat bersabar dan mendukung proses yang sedang berjalan.
Peresmian huntara ditandai pengguntingan pita dan penyerahan bantuan DTH Tahap II kepada perwakilan penerima manfaat, disaksikan unsur pemerintah daerah, perangkat nagari, serta masyarakat. Acara berlangsung khidmat dan penuh harapan, sebagai langkah nyata menuju pemulihan dan kesejahteraan masyarakat Taratak Baru.(rel/fan)





