PADANG, METRO— Satu unit alat berat ekskavator merek Komatsu hangus terbakar di lokasi gudang batu bara di Kelurahan Parak Laweh Pulau Air Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Selasa dinihari (2/3).
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 01.00 WIB itu mengakibatkan kerugian material ditaksir mencapai Rp1,5 miliar. Namun, beruntungnya insiden kebakaran itu tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka-luka.
Kepala Bidang Sarpras dan Operasional Dinas Damkar Kota Padang, Rinaldi, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebutkan, alat berat yang terbakar merupakan satu unit Excavator Komatsu.
“Kebakaran terjadi di lokasi gudang batu bara. Laporan masuk sekitar pukul 01.05 WIB. Kami langsung merespons dengan mengerahkan empat unit armada pemadam kebakaran dan total 70 personel ke lokasi kejadian,” kata Rinaldi.
Rinaldi menambahkan, peristiwa itu pertama kali diketahui setelah seorang saksi melihat adanya percikan api dari bagian bawah ekskavator. Percikan tersebut dengan cepat membesar hingga membakar seluruh bagian alat berat.
“Melihat kobaran api yang semakin membesar, saksi segera melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang,” jelas Rinaldi.
Mendapat laporan itu, kata Rinaldi, petugas Damkar Kota Padang langsung menurunkan personel ke lokasi kejadian. Tim tiba di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 01.12 WIB dan segera melakukan upaya pemadam
“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.03 WIB setelah melakukan penyemprotan dan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa. Upaya ini mencegah api menyebar ke area gudang batu bara seluas sekitar 1.000 meter persegi yang berada di sekitar lokasi kejadian,” ujar Rinaldi.
Dikatakan Rinaldi, pemilik alat berat Micho Friakie (28), ditaksir mengalami kerugian material mencapai Rp1,5 miliar akibat peristiwa kebakaran tersebut. Selain itu, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Terkait penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak Kepolisian,” tukasnya. (*)





