BUKITTINGGI, METRO— Pemerintah Kota Bukittinggi resmi memulai rangkaian kegiatan Tim Safari Ramadan (TSR) 1447 Hijriah/2026 Masehi. Pelepasan enam tim tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, dalam agenda buka puasa bersama di Balairung Rumah Dinas Wali Kota, Sabtu (28/2).
Dalam arahannya, Ramlan Nurmatias menjelaskan bahwa tahun ini Pemko Bukittinggi membentuk enam tim yang akan mengunjungi masjid-masjid di berbagai wilayah kota. Setiap tim dijadwalkan mendatangi empat masjid, sementara satu tim mendapat tambahan kunjungan menjadi lima masjid atas permintaan masyarakat Guguak Randah.
“Keberadaan Tim Safari Ramadan tidak hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga menyampaikan informasi pembangunan dan menyerap aspirasi masyarakat. Saya minta setiap tim menyampaikan capaian dan rencana program, sekaligus mencatat masukan warga sebagai bahan dalam mengambil kebijakan,” tegas Ramlan.
Menurutnya, TSR menjadi wadah komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat. Melalui kunjungan tersebut, pemerintah dapat menjelaskan program yang telah dan akan dilaksanakan, sekaligus mendengar berbagai persoalan yang dihadapi warga di lingkungan masing-masing.
Selain menyampaikan informasi pembangunan, Wali Kota juga meminta tim menekankan sejumlah isu penting kepada jamaah. Di antaranya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang Idul Fitri, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran menyusul dua kejadian pada pekan sebelumnya, serta memastikan partisipasi warga dalam program Universal Health Coverage (UHC) yang telah mencapai 98 persen.
Ramlan juga menyoroti persoalan kebersihan dan pengelolaan sampah sebagai perhatian bersama, mengingat Bukittinggi dikenal sebagai kota wisata yang ramai dikunjungi.
“Termasuk masalah sampah dan kebersihan kota, ini perlu menjadi perhatian kita bersama, apalagi Bukittinggi adalah kota wisata,” ujarnya.
Ia turut menginstruksikan seluruh perangkat daerah (SKPD) yang mendampingi tim agar mencatat setiap saran, masukan, dan keluhan masyarakat yang disampaikan di masjid. Laporan tersebut nantinya akan menjadi bahan evaluasi serta dasar dalam merumuskan kebijakan ke depan.
Dengan dimulainya TSR 1447 H ini, Pemerintah Kota Bukittinggi berharap silaturahmi dengan masyarakat semakin erat, sekaligus memperkuat sinergi dalam membangun kota yang religius, aman, dan nyaman. (pry)





