SOLOK/SOLSEL

Rencana Pendirian Koperasi Merah Putih, Pemko Solok Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan

2
×

Rencana Pendirian Koperasi Merah Putih, Pemko Solok Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Sebarkan artikel ini
SURVEI—Terlihat tim Survei dari Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (DPKUKM) Kota Solok yang juga melibatkan perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, serta perwakilan dinas terkait.

SOLOK, METRO— Pemerintah Kota Solok terus mendorong penguatan ekonomi berbasis ke­rakyatan. Salah satunya melalui rencana pendirian Koperasi Merah Putih.  Upaya tersebut diawali dengan kegiatan survei lokasi gedung koperasi di Kelurahan Nan Balimo dan Kelurahan Tanah Garam, Kota Solok. Survei dilakukan oleh tim dari Dinas Perdagangan, Koperasi dan U­KM (DPKUKM) Kota Solok yang juga melibatkan pe­rangkat kelurahan, tokoh masyarakat, serta perwakilan dinas terkait. Sekretaris DPKUKM Kota Solok, Tau­fiq Rusli, mengatakan peninjauan dilakukan untuk menilai kelayakan lokasi, kemudahan akses, potensi jumlah anggota, serta kesiapan sarana dan prasarana pendukung operasional koperasi.

Di Kelurahan Nan Balimo, tim meninjau sejumlah titik strategis yang berada di pusat aktivitas ekonomi warga dan mudah dija­ngkau masyarakat.  “Dukungan dan antusiasme warga terlihat jelas terhadap rencana pembentukan koperasi sebagai wadah penguatan usaha mikro dan kecil,” ungkap Taufiq Rusli.

Sementara itu, di Kelurahan Tanah Garam, survei difokuskan pada lokasi yang memiliki potensi pe­ngembangan usaha perdagangan serta layanan simpan pinjam.  Hasil pengamatan menunjukkan wilayah ini memiliki potensi anggota yang cukup besar, terutama dari kalangan pelaku UMKM dan pedagang kecil. “Melalui survei ini, Peme­rintah Kota Solok berharap Koperasi Merah Putih da­pat segera direalisasikan sebagai instrumen penguatan ekonomi lokal,” tandasnya.

Koperasi ini diharapkan mampu meningkatkan ke­sejahteraan masyarakat serta mendorong keman­dirian ekonomi berbasis gotong royong. “Pemerintah Kota Solok bersama seluruh pihak terkait berkomitmen untuk mengawal proses pembentukan koperasi hingga tahap operasional, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan secara nyata oleh ma­syarakat,” jelas Taufiq Rusli. (vko)