PESSEL METRO— Antisipasi kelangkaan Gas LPG 3 Kg terjadi beberapa hari ini di Nagari Pasar Tapan, Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan. Pemerintah Nagari Pasar Tapan langsung merespon cepat keluhan warganya, dengan bekerjasama dengan pihak Pertamina mengadakan operasi pasar.
Kegiatan operasi pasar dilaksanakan Pemerintah Nagari Pasar Tapan, bersama pihak pertamina guna mengantisipasi kelangkaan gas LPJ 3 Kg. Dalam upaya mencari solusi permasalahan tersebut, Pemerintah Nagari Pasar Tapan menggandeng pihak pertamina, bertujuan pengendalian pendistribusian LPG 3 kg. Saat ini harga pasar gas LPG Kg beredar 1 Kg dijual dengan harga Rp. 40 – 50 Ribu.
Wali Nagari Pasar Tapan Doni Putra,S.Kep, Ners dikonfirmasi, Kamis (26/2) mengatakan, kerjasama dengan Pertamina mengadakan operasi pasar, untuk mengatasi kelangakaan LPG 3 kg ini sekaligus mengantisipasi munculnya mafia – mafia gas 3 Kg yang mempermainkan harga gas . Yang, mana merugikan masyarakat. “Mengenai kasus kelangkaan gas di pangkalan dan kios kios kecil. Kita rencanakan akan melakukan operasi pasar dengan pihak pertamina,” tegas Doni Putra,S.Kep, Ners.
Disampaikanya, dalam proses penyaluran LPG 3 Kg selain melibatkan pihak Pertamina langsung, pihak nagari juga melibatkan PT. Ujang Kencana. Namun begitu agar penyaluran gas LPG 3 Kg merata akan langsung melakukan pengawasan dan menfasilitasi langsung pendistribusian dilapangan.
Ini dimaksudkan agar masyarakat di Nagari Pasar Tapan mendapatkan gas P LPG 3 Kg yang merata ,” ungkapnya.
Lebih lanjut , Doni Putra,S.Kep, Ners khusus di nagari nya mendapatkan jatah tabung gas 3 Kg sebanyak 250 tabung. Dan, bisa ditambah sesuai kondisi dilapangan. Ia berharap dengan bekerjasama dengan pihak Pertamina dan PT. Ujang Kencana bisa menjawab dan memberikan solusi dari permasalahan kelangkaan gas LPG 3 Kg yang terjadi di masyarakat Pasar Tapan. (rio)






