LIMAPULUH KOTA, METRO— Beberapa hari setelah pelaksanaan upacara dan tabur bunga di makam serta Rumah Gadang Bapak Republik, Tan Malaka di Nagari Pandam Gadang, Kecamatan Gunuang Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota, Yayasan Ibrahim Tan Malaka (Ibratama) kembali menggelar rangkaian kegiatan peringatan. Kali ini, yayasan tersebut mengadakan doa bersama dan buka puasa bersama masyarakat serta sejumlah tokoh daerah.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (25/2) itu dipusatkan di aula IPHI Kawasan Tanjuang Patai, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota. Acara tersebut dihadiri langsung Ketua Yayasan Ibratama, Ferizal Ridwan yang akrab disapa Buya Feri, bersama puluhan tokoh masyarakat serta anggota dan relawan Paksa.
Di hadapan para undangan, Ferizal Ridwan menjelaskan bahwa doa dan buka bersama tersebut merupakan bagian dari rangkaian Khaul (peringatan hari wafat) Tan Malaka yang gugur pada 21 Februari 1949 di Selo Panggung, Kediri, Jawa Timur. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarumat Islam.
“Doa dan buka bersama yang kita gelar hari ini merupakan rangkaian Khaul Bapak Republik Tan Malaka. Sebelumnya telah kita laksanakan upacara dan tabur bunga di Makam Tan Malaka di Pandam Gadang,” ujar Ferizal Ridwan.
Mantan Wakil Bupati Limapuluh Kota itu menambahkan, upacara dan tabur bunga yang digelar beberapa hari sebelumnya mendapat perhatian luas dari masyarakat. Bahkan, Bupati dan Wakil Bupati Limapuluh Kota, Safni dan Ahlul Badrito Resha (SAKATO), turut hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, untuk upacara dan tabur bunga yang kita gelar sebelumnya dihadiri banyak tokoh masyarakat dan langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Limapuluh Kota,” tambahnya.
Menurut Ferizal, peringatan Khaul bukan sekadar mengenang sosok Tan Malaka sebagai tokoh perjuangan bangsa, tetapi juga menjadi momentum untuk meneladani semangat, pemikiran, serta pengorbanannya bagi kemerdekaan Indonesia.
Dalam suasana penuh kebersamaan, kegiatan doa dan buka puasa bersama itu diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat. Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kebersamaan, terutama dalam momentum Ramadan.
“Selain sebagai rangkaian Khaul Bapak Republik, kegiatan ini juga untuk meningkatkan silaturahmi sesama kita,” tuturnya.
Acara tersebut berlangsung khidmat dan penuh keakraban, mencerminkan semangat kebersamaan dalam mengenang jasa salah satu tokoh besar bangsa sekaligus mempererat hubungan antarsesama di Kabupaten Limapuluh Kota. (uus)






