PESSEL, METRO– Kebakaran besar menghanguskan deretan ruko yang dikontrakkan kepada pedagang di Pasar Sore Simpang Lagan, Nagari Punggasan Utara, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Kamis menjelang sahur (26/2) sekitar pukul 03.30 WIB.
Tak tanggung-tanggung, sebanyak 12 unit ruko yang dijadikan sebagai tempat usaha jual beli motor bekas, sembako dan rempah-rempah, grosir kebutuhan harian, toko buku dan fotokopi, hingga usaha akuarium, ludes dilalap si jago merah.
Meski begitu, tidak ada korban meninggal ataupun korban luka dalam musibah kebakaran besar ini. Namun, berdasarkan hasil perhitungan sementara, kerugian ang ditimbulkan dari kebakaran ini mencapai Rp 5 miliar. Hingga kini, Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran.
Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Satpol PP Pesisir Selatan, Agung mengatakan, berdasarkan informasi saksi-saksi di lapangan, api pertama kali terlihat dari bagian belakang salah satu ruko yang disewa Leni, pedagang pakaian dan pecah belah.
“Sekitar pukul 03.30 WIB api mulai terlihat dari belakang ruko milik Ibu Leni. Dalam waktu kurang lebih satu jam, api sudah menyebar dari satu bangunan ke bangunan lainnya hingga menghanguskan seluruh deretan ruko yang berjumlah 12 petak,” kata Agung ketika dikonfirmasi wartawan.
Menurut Agung, bangunan ruko yang terbakar tersebut merupakan milik Buk Jaya dengan total 12 petak yang disewakan kepada sejumlah pedagang. Di antaranya yaitu toko jual beli motor bekas, toko barang plastik dan pakaian, toko sembako dan rempah-rempah, toko akuarium, grosir barang harian, toko buku dan fotokopi serta toko sembako dan rempah-rempah.
“Mendapat laporan dari warga, petugas Damkar langsung bergerak ke lokasi. Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Ranah Pesisir dan Lengayang dikerahkan untuk menjinakkan api. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 04.30 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman bersama warga. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.30 WIB,” jelas Agung.
Agung menuturkan, akibat kejadian tersebut, seluruh bangunan ruko hangus terbakar. Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka, kerugian material ditaksir mencapai lebih kurang Rp 5 miliar. Sedangkan terkait penyebab kebakaran saat ini masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
“Setelah kejadian, kami langsung berkoordinasi dengan Polsek setempat dan pemerintah kecamatan, serta membantu penanganan awal bersama masyarakat sekitar. Saat ini, kami masih melakukan pendataan lanjutan terhadap dampak kebakaran tersebut. Untuk lokasi sudah dipasangi garis Polisi,” tutur Agung.
Sementara itu, Wakil Bupati Pesisir Selatan Risnaldi Ibrahim yang hadir langsung di lokasi mengatakan, pemerintah daerah bersama unsur kecamatan, wali nagari, tokoh masyarakat, dan para pemilik ruko telah melakukan pendataan awal terhadap dampak kebakaran tersebut.
“Pagi ini kami bersama pak camat, pak wali nagari, tokoh masyarakat, dan juga yang memiliki ruko ini, ada 12 petak ruko yang terjadi kebakaran jam 4 subuh pagi tadi menjelang sahur,” ujar Risnaldi.
Risnaldi Ibrahim menjelaskan, dari 12 petak ruko tersebut, terdapat tujuh pengusaha lokal yang menjalankan usaha di lokasi tersebut. Kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai miliaran rupiah.
“Yang berjualan di 12 petak ini ada tujuh orang pengusaha lokal kita, dan diperkirakan kerugian lebih kurang Rp5 miliar, dari perincian kita kerugian bangunan dan termasuk barang-barang di dalam ruko yang diperdagangkan oleh pengusaha lokal kita ini,” jelasnya.
Terkait penyebab kebakaran, Risnaldi Ibrahim menyebutkan bahwa hingga saat ini sumber api masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak terkait.
“Titik sumber api belum bisa kita pastikan, masih di dalam penyelusuran,” tambahnya.
Risnaldi Ibrahim juga mengapresiasi gerak cepat seluruh tim yang terlibat dalam upaya pemadaman, termasuk petugas pemadam kebakaran dan masyarakat setempat.
“Alhamdulillah semua tim sudah turun, termasuk juga dari pemadam kebakaran kita yang dari pagi subuh tadi sudah bergerak bersama masyarakat. Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk membantu para korban serta melakukan langkah-langkah penanganan lanjutan pascakebakaran,” tutupnya. (*)






