PADANG, METRO— Kebakaran besar melanda kawasan padat permukiman penduduk di Jalan Andalas Timur, Kelurahan Andalas, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Rabu (25/2) sekitar pukul 09.30 WIB. Insiden itu sontak membuat warga setempat panik dan berhamburan menyelamatkan diri.
Bentung, musibah kebakaran ini tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, satu rumah tinggal dan tiga petak rumah kontrakan ludes dilalap si jago merah. Ditaksir, kerugian yang ditimbulkan dari kebakaran ini mencapai Rp 1 miliar rupiah.
Kabid Ops Damkar Padang, Rinaldi mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran diterima sekitar pukul 09.43 WIB. Menurut keterangan saksi mata, Eng Sulfa (32), api pertama kali terlihat dalam bentuk percikan dan asap tebal yang muncul dari salah satu bagian rumah milik Rina Wahyuni (41).
“Setelah ada laporan, tim langsung bergerak cepat menuju lokasi. Kami mengerahkan 6 unit armada pemadam dengan total 80 personel ke lokasi. Meskipun akses jalan menuju titik api cukup sempit dan lokasi sangat padat penduduk, petugas berhasil melakukan pemadaman secara efektif,” ujar Rinaldi.
Rinaldi menambahkan, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 10.35 WIB. Berdasarkan pendataan di lapangan, empat petak bangunan ludes terbakar yang terdiri dari satu rumah hunian dan 3 rumah kontrakan, serta satu unit sepeda motor rusak ringan.
“Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka akibat musibah ini, namun kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp1 miliar. Dampak dari kebakaran ini cukup besar, dengan luas area yang terbakar mencapai sekitar 500 meter persegi. Sebanyak empat Kepala Keluarga (KK) yang terdiri dari 14 jiwa terdampak langsung atas musibah ini,” jelas Rinaldi.
Rinaldi menegaskan, tindakan cepat petugas berhasil menyelamatkan aset bangunan lain di sekitar lokasi dengan nilai taksiran sekitar Rp5 miliar.
“Lokasi kebakaran ini berada di kawasan pada permukiman. Petugas harus bekerja ekstra untuk mempecepat proses pemadaman dan mencegah api merambat ke bangunan lainnya,” tutur dia.
Menurut Rinaldi, proses pemadaman ini melibatkan kerja sama lintas instansi. Di lokasi kejadian, personel Damkar dibantu oleh petugas dari Kelurahan Andalas, Satpol PP, PMI, PLN, serta jajaran TNI dan Polri untuk mengamankan situasi dan mengatur kerumunan masyarakat yang memadati lokasi.
“Hingga saat ini, penyebab pasti munculnya percikan api masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. Kami mengimbau masyarakt untuk waspada terhadap hal-hal yang bisa memicu kebakaran. Jika terjadi kebakaran, segera laporkan untuk mempecepat proses pemadaman,” pungkasnya. (*)






