BERITA UTAMA

Urgensi Dukungan Anggaran Pemerintah Pusat

2
×

Urgensi Dukungan Anggaran Pemerintah Pusat

Sebarkan artikel ini

Rehabilitasi dan rekonstruksi bukan sekadar membangun kembali yang rusak, melainkan strategi pemulihan ekonomi. Setiap proyek reha­bilitasi dan rekon­struksi meng­ge­rakkan sektor konstruksi lokal, menyerap tenaga ker­­ja, meng­hidupkan UMKM, dan mem­percepat perputaran ekonomi di Sumbar. Agar efektif, pelak­sanaannya tidak bo­leh sepenuhnya ter­pusat. Anggaran pu­sat perlu dialokasikan kepada pemerintah provinsi serta kabu­paten/kota sesuai kewenangannya.

Sumbar saat ini butuh dukungan anggaran signifikan dari pemerintah pusat. Rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana bukan sekadar agenda perbaikan fisik, tetapi instru­men pemulihan ekonomi regional memulihkan konektivitas dan distri­busi logistik, menghidupkan kembali sektor konstruksi dan tenaga kerja lokal, menggerakkan aktivitas UMKM dan perdagangan, serta meningkatkan perputaran ekonomi di wilayah terdampak.

Dalam perspektif regional economic multiplier, belanja rehabilitasi dan rekonstruksi tidak seharusnya bersifat sentralistik satu pintu di tingkatkementerian/lem­baga pusat saja. Pendekatan lebih efektif, skema kolaboratif multi-level governance, yaitu: pe­merintah pusat meng­alo­ka­sikan anggaran, me­rumuskan kebijakan makro dan me­lak­sanakan rehabilitasi dan re­konstruksi sesuai kewe­na­ngan.

Dengan skema ini, tidak hanya percepatan pelak­sa­naan, tetapi juga distribusi pekerjaan kepada kon­traktor dan tenaga kerja lokal, penguatan kapasitas pe­merintah daerah, serta peningkatan sirkulasi ekonomi di Sumbar.