METRO SUMBAR

80 Unit Huntap Dibangun di Rambatan

1
×

80 Unit Huntap Dibangun di Rambatan

Sebarkan artikel ini
FOTO BERSAMA— COO Danantara Dony Oskaria, Wakil Ketua Komis VI DPR RP Andre Rosiade, Bupati Tanah Datar Eka Putra foto bersama saat groundbreaking pembangunan Hunian Tetap (Huntap) Danantara yang terletak di Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar.

TANAHDATAR, METRO— Diawali dengan pemu­kulan tabuah oleh Kepala BP BUMN/Chief Operating Officer (COO) Dony Oskaria, Kamis (19/2) tandai Groundbreaking pembangunan Hunian Tetap (Huntap) Danantara yang terletak di  Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar.  Program ini ditujukan untuk mempercepat pemulihan pasca bencana, sekaligus mendorong kebangkitan ekonomi masya­rakat di Sumatera Barat (Sumbar) khususnya di Kabupaten Tanah Datar.  COO Danantara, Dony Os­ka­ria, pada kesempatan itu menyampaikan bahwa Hun­tap ini nantinya tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai penggerak eko­nomi dan penguatan mental masyarakat.

“Huntap ini bukan sekadar rumah. Ini adalah simbol kebangkitan ekonomi dan mental. Sumbar harus bangkit. Kita pernah berada di posisi terbaik, dan hari ini justru berada di posisi dua terburuk secara nasional,” ujar Dony Oskaria yang juga menjabat sebagai Ketua BP BUMN itu.

Menurut Dony, pertumbuhan ekonomi Sumbar saat ini berada di angka sekitar 3,5 persen dengan inflasi mencapai 6 persen. Jika kondisi tersebut terus dibiarkan, dikhawatirkan akan berdampak pada me­ningkatnya persoalan sosial, seperti stunting dan penyalahgunaan narkoba.

Dony menegaskan, Ka­bu­paten Tanah Datar diha­rapkan menjadi daerah percontohan (role model) pe­mulihan ekonomi di Sum­bar. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pem­bangu­nan Sekolah Rak­yat sebagai pusat pe­ngem­­bangan generasi mu­da serta sentra ekonomi berbasis pertanian.

“Sekolah Rakyat ini nan­­­tinya akan mampu menampung sekitar 3.000 sis­wa dengan pendidikan gra­tis dan berkualitas, mulai dari SD, SMP hingga SMA, lengkap dengan asrama,” katanya.

Dony Oskaria yang me­rupakan putra daerah Ta­nah Datar itu menambahkan, pembangunan Huntap ditargetkan rampung da­lam waktu 3-4 bulan ke depan dan segera dapat dihuni oleh masyarakat terdampak bencana.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Tanah Datar, Eka Putra menyatakan kesiapan penuh pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan Huntap. Pem­kab telah menyiapkan lahan seluas 1,8 hektare dengan cadangan tambahan sekitar 4 hektare “Kami bergerak cepat. Saat daerah lain masih membangun hunian sementara, kita sudah masuk tahap hunian tetap. Saat ini akan dibangun 80 unit rumah, dan jika masih dibutuhkan, lahan cadangan siap digunakan,” kata Eka Putra.

Selain hunian, tambah Eka Putra, Pemkab Tanah Datar juga menyiapkan program pemberdayaan ekonomi, seperti pembentukan kelompok tani serta penyediaan mesin jahit untuk mendukung usaha masyarakat agar perekonomian tetap berjalan.

Sementara terkait dengan Sekolah Rakyat, Eka Putra mengatakan bawak saat ini prosesnya sedang berjalan dan direncanakan dalam tahun 2026 ini juga akan segera dimulai pembangunannya.  “Alhamdulillah, untuk Sekolah Rakyat kita mendapatkan hibah tanah seluas 10.5 hektare dari keluarga pak Dony Oskaria. Saat ini kita sedang proses semuanya, InsyaAllah tahun ini akan dimulai pembangunan,” terangnya.

Dilain sisi, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, mengapresiasi langkah cepat Danantara dalam membantu masya­rakat terdampak bencana.

“Hari ini kita menyaksikan groundbreaking Huntap di Tanah Datar. Danantara bergerak cepat, menyalurkan ratusan alat berat dan ratusan ribu paket sembako melalui BUMN. Pelayanan BUMN ke depan harus semakin cepat dan tepat,” ujarnya.

Andre berharap pembangunan Huntap tidak hanya dilakukan di Tanah Datar, tetapi juga diperluas ke daerah lain di Sumbar. Ia menilai kualitas hunian sementara (huntara) yang dibangun Danantara sebelumnya su­dah baik, dan Huntap diharapkan memiliki kualitas yang lebih baik lagi.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah, Danantara, dan DPR RI, Huntap di Rambatan diharapkan menjadi tonggak pe­mulihan pasca bencana se­kaligus penguatan ekonomi dan sosial masyarakat Ta­nah Datar.  Pada kesempatan itu juga turut dihadiri Direktur Utama PT Nindya Karya, Wakil Direktur HKI, Direktur utama Bank Syariah Indonesia, Komisaris PT. Semen Padang, Komisaris Injourney, Ketua DPRD Tanah Datar, Forkopimda Tanah Datar, Sekda, dan undangan lainnya. (ant)