AGAM/BUKITTINGGI

Satu Tahun Kepemimpinan Ramlan–Ibnu, Program Unggulan Bukittinggi Mulai Terlihat Hasilnya

4
×

Satu Tahun Kepemimpinan Ramlan–Ibnu, Program Unggulan Bukittinggi Mulai Terlihat Hasilnya

Sebarkan artikel ini

BUKITTINGGI, METRO— Wali Kota Ramlan Nurmatias bersama Wakil Wali Kota Ibnu Asis resmi dilantik untuk masa jabatan 2025–2030 oleh Presiden Republik Indonesia di Istana Negara pada 20 Februari 2025. Memasuki satu tahun masa kepemimpinan, duet Ramlan–Ibnu, dengan dukungan seluruh perangkat daerah, terus mengakselerasi berbagai program pembangunan guna mewujudkan visi Bukittinggi Gemilang, Berkeadilan, dan Berbudaya.

Visi tersebut dijabarkan dalam lima misi utama, meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berkarakter, beriman, dan berdaya saing, penguatan perekonomian masyarakat berbasis sektor ung­gulan daerah, pembangunan infrastruktur yang terpadu dan inklusif, perlindungan sosial serta peningkatan kesejahteraan ma­sya­rakat, hingga penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan melayani.

Sejumlah program unggulan pun mulai dijalankan. Di sektor pendidikan dan pembentukan karakter, Pemerintah Kota Bukittinggi menghadirkan program Surau Gemilang dan Pendidikan Gemilang. Di bidang kesehatan, layanan diperkuat melalui Sehat Gemilang dan Universal Health Coverage. Sementara itu, pengembangan ekonomi kreatif, UMKM, serta sektor pariwisata didorong melalui Pariwisata Gemilang dan Bukittinggi 1001 Event Gemilang, termasuk program 1000 Start Up Gemilang bagi generasi muda.

Salah satu capaian yang telah dirasakan langsung ma­syarakat adalah program Pendidikan Gemilang. Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Pemko Bukittinggi merealisasikan pembagian seragam sekolah gratis bagi pelajar tingkat SD dan SMP, baik negeri maupun swasta. Hingga saat ini, sebanyak 5.691 siswa telah menerima bantuan tersebut, terdiri dari 3.195 pelajar SD dan 2.496 pelajar SMP.

“Tahun 2025, total anggaran untuk seragam sekolah gratis ini sebesar Rp3,5 miliar dari APBD. Ini kita harapkan dapat mengurangi beban orang tua dalam memenuhi hak pendidikan anak-anak mereka,” ujar Wali Kota Ramlan Nurmatias saat penyerahan seragam gratis di halaman Balai Kota Bukittinggi, 11 September 2025 lalu.

Bantuan tersebut tidak hanya berupa pakaian seragam, tetapi juga dilengkapi atribut sekolah, sepatu, kaus kaki, serta tas. Wakil Wali Kota Ibnu Asis menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjamin pemerataan akses pendidikan.

“Bantuan yang diserahkan untuk pelajar SD dan SMP ini berupa seragam lengkap dengan atribut, sepatu beserta kaus kaki, serta tas sekolah. Melalui program ini, Pemko Bukittinggi berupaya memastikan setiap anak memperoleh fasilitas pendidikan yang layak sesuai visi dan misi pembangunan daerah,” kata Ibnu Asis.

Selain pendidikan, sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Sebagai kota tujuan wisata, Kota Bukittinggi terus memperkuat daya tariknya melalui program Pariwisata Gemilang. Dalam satu tahun terakhir, upaya penataan estetika dan pelestarian ikon kota dilakukan secara masif, mulai dari pengecatan Jam Gadang, Jembatan Limpapeh, hingga penataan infrastruktur pendukung kawasan wisata.

Hasilnya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata saat libur Lebaran 2025 tercatat mencapai lebih dari Rp2,9 miliar. Bahkan, kunjungan wisatawan sepanjang 2025 menjadi yang tertinggi dalam enam tahun terakhir, dengan jumlah 926.035 pengunjung ke objek wisata berbayar.

Berbagai event berskala lokal, nasional, hingga internasional turut digelar dalam rangka 1001 Event Gemilang. Salah satunya Minang Geopark Run yang direncanakan masuk kalender wisata tahunan Bukittinggi.

“Bukittinggi merupakan kota tamu, sehingga event harus terus digelar. Sport tourism akan kita dukung penuh karena berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi masyarakat. Setelah sempat turun ke angka 3,92 pascabencana, per­tum­bu­han ekonomi kem­­bali naik hingga di atas 4 persen se­telah sejumlah event besar dilaksanakan,” jelas Ram­­lan Nurmatias.

Capaian sektor pariwisata juga di­perkuat dengan ber­bagai penghargaan. Terbaru, Bukittinggi memperoleh pengakuan ting­kat regional ASEAN sebagai sa­lah satu dari lima kota di Indonesia yang meraih predikat ASEAN Clean Tourist City 2026–2028. Penghargaan ini diraih berkat nilai Indeks Pembangunan Kepariwisataan sebesar 3,93, sesuai Peraturan Menteri Parekraf Nomor 2 Tahun 2024.

Selain itu, realisasi program unggulan lainnya juga terus dikebut, mulai dari PKL naik kelas, angkot gratis untuk pelajar, perlindungan sosial masyarakat sejahtera, hingga peningkatan layanan kesehatan melalui penguatan sarana prasarana RSUD, ambulance siaga, dan penambahan pus­kes­mas di Birugo.

Di sektor infrastruktur, pembenahan drainase dan pemenuhan air bersih juga menjadi fokus. Upaya ini tidak hanya didukung APBD, tetapi juga bantuan dari Kementerian PUPR dengan nilai lebih dari Rp43 miliar untuk program penyediaan air bersih bagi masyarakat. (pry)