PADANG, METRO — Pada ulang Tahun yang ke 54 dengan mengusung tema “Membangun Kebersamaan dan Solidaritas Menuju Bangkitnya Industri Properti”. Hadir pengurus DPD beserta anggota REI dan Mitra Pebankan. Ketua DPD REI Sumbar, Viona mengatakan ulang tahun REI yang ke 54 tahun, mengucapkan terima kasih banyak kepada senior REI dan pengurus REI Sumbar dan rekan -rekan Perbankan yang telah mensupport REI dalam semua urusan di Perbankan. “Semoga kerjasama kita dapat terjalin lebih erat lagi dan semoga target kita semua dapat tercapai lebih baik lagi,” ujar Viona.
Sementara Sekretaris DPD REI Sumbar Wiskarni Maisa, mengatakan pada HUT REI ke 54 untuk di Sumbar kami mengikuti lomba mengias tumpeng DPD REI seluruh Indonesia. “Kegiatan ulang dilaksanakan secara zoom meting yang disampaikan tentang progres dan permasalahan -permasalahan lainnya yang muncul terhadap pembangunan rumah ini,” katanya.
Di DPD REI Sumatera Barat, kita memgundang stokholder yaitu Perbankan semua kita undang sebagian besar hadir dan ikut memberikan ucapan selamat ulang tahun REI yang ke 54.
Untuk Permasalahan REI Sumbar kata Wiskarni Maisa, ada yang sangat krusial yaitu pertama masalah LSD atau Lahan Sawah Dilindungi yang di tetap oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). “Ini menjadi PR buat kawan -kawan di Sumatera Barat karena lahan -lahan yang terdampak LSD itu tidak bisa diproses pemecahan sertifikatnya sehingga berdampak terhadap pekerjaan kawan kawan yang ada saat ini telah mengolah lahan yang terdampak LSD tetapi tidak bisa dilakukan pemecahan sertifikat,” jelas Wiskarni Maisa.
Pasca bencana Banjir di REI Sumbar lahan khusus wilayah Padang belum ada terdampak itu informasi yang kita terima dan izin sudah ditetima sesuai Izin RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) yang ada di Kota Padang itu masih diterima dan diterbitkan izinnya oleh Dinas PU Kota Padang. sekarang Kebijakan Menteri saat ini tahap motorium penghentian alih fungsi lahan terhadap lahan terdampak LSD ini itu yang menjadi PR kita dan belum ada sulusinya,bagi teman – teman yang sudah terlanjur membeli lahan tersebut. “DPD REI Sumbar salah satu penyumbang Pendapatan Daerah dan pengerak ekonomi juga, kita upayakan sama sama untuk perjuangakan bisa kembali normal dan tidak ada pihak yang dirugikan dan bisa meningkat industri Properti dan meningkatkan PAD di Sumatera Barat,” katanya.
Wakil Ketua Umum DPP REI Alkudri , menjelaskan semoga REI semakin matang dan bertambah kontribusinya untuk mengukir bumi pertiwi yang kita cintai ini dalam pembangunan perumahan di seluruh Indonesia dan untuk REI Sumbar dibawah nahkoda oleh Viona. “Mudah mudahan dengan momen HUT REI ke 54 tahun ini, REI Sumbar semakin jaya ,semakin bersinar dan semakin memberikan kontribusi dalam pembangunan perumahan untuk masyarakat terutama masyarakat berpenghasil rendah,” ucap Alkudri.
Program.3 juta rumah tetap konsisten untuk menjalan program pemerintah dan kami juga berharap meminta kepada pemerintah dan stokhleder terkait untuk dapat mensupport pembagunan perumahan ini baik dalam perizinan ,perbankan , pertanahan dan lainnya Realestet ini tidak bisa dipisahkan dengan dengan dunia industri supaya mengerakan ekonomi masyarakat,menambah pendapatan daerah serta multi efek yang sangat besar.
Di tempat yang sama, Kepala Cabang Bank BTN Padang, Sudaryanto, mengatakan selamat ulang tahun ke 54 REI. Mudah mudah mudahan dengan bertambahnya usia REI semakin senior,semakin maju.
Ke depannya sehingga dapat berkontribusi yang lebih besar dalam penyediakan bagi masyarakat penghasil rendah maupun masyarakat mapan.
Selama ini REI satu satunya mitra utama strategis di BTN terutama dalam kontribusi yang paling besar lebih 60 parsen dari realisasi REI. “Mudah mudahan dengan peran kami dan senergi dapat lebih bagus lagi sehingga target pemerintah untuk program 3 juta rumah bisa teralisasi,” ujarnya.
Pemimpin Bank BNI Cabang Padang, Andrias Sapto Nugroho, Selamat Tahun REI ke 54 harapan kami semakin jaya dan kolaborasi antara BNI dengan REI semakin kuat. “Secara perbankan kami siap mendukung program pemetintah untuk 3 juta rumah baik rumah subsidi maupun rumah komersil,” teganya. (ped)






