SIJUNJUNG, METRO— Sidang Paripurna Istimewa DPRD Sijunjung dalam rangka peringatan hari jadi kabupaten (HJK) ke-77 dihadiri sejumlah tokoh besar. Mulai dari menteri, anggota DPR RI, Gubernur hingga kepala daerah dari berbagai Kabupaten/kota di Sumbar.
Pada momen tersebut juga digelar peresmian Gedung UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) dan Rumah Perlindungan Sementara (RPS) yang merupakan program dari kementrian.
Gedung diresmikan langsung oleh Menteri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Arifatul Choiri Fauzi, bersama Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah dan Bupati Sijunjung Benny Dwifa, pada Rabu (18/2), di Muaro Sijunjung.
Gedung UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) dan Rumah Perlindungan Sementara (RPS) itu dibangun sebagai fasilitas dan pembinaan serta penanganan persoalan yang berkaitan dengan perempuan dan anak di bawah umur.
Gedung tersebut selesai dibangun pada Desember 2025 kemarin. Terdiri dari gedung UPTD dan rumah perlindungan bagi korban yang merupakan perempuan dan anak.
Usai peresmian, Menteri PPPA, Gubernur Sumbar dan Anggota DPR RI Andre Rosiade serta segenap tamu undangan menghadiri sidang paripurna HJK Sijunjung ke-77 di gedung DPRD Sijunjung.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi mengucapkan selamat hari jadi Kabupaten Sijunjung ke-77. Dia berharap momentum tersebut semakin memperkuat pembangunan, termasuk pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, serta promosi potensi daerah seperti Geopark Ranah Minang Silokek.
Bupati Sijunjung, Benny Dwifa mengatakan pembangunan dua unit gedung tersebut di Sijunjung sebagai bentuk sinergi program dari kementrian dengan Pemkab Sijunjung, khususnya pada pemberdayaan perempuan dan anak.
“Peresmian gedung UPTD ini bertepatan dengan momen hari jadi Sijunjung ke-77, dan istimewanya diresmikan langsung oleh Ibu Menteri, sekaligus menghadiri sidang paripurna hari jadi Sijunjung di DPRD,” tutur Benny.
Hal yang menarik pada saat penyampaian sambutan dari Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade yang juga merupakan putra daerah asal Sijunjung. Ia mengatakan bahwa Sijunjung perlu jadi contoh bagi kepala daerah lain.
“Mungkin hanya di Sijunjung, Bupati dan Wakil Bupati masih kompak hingga periode kedua. Banyak kita lihat pasangan kepala daerah yang hanya bertahan keharmonisan sebentar saja. Tapi di Sijunjung, Bupati dan Wakil masih harmonis sampai kini,” ujar Andre.
Andre Rosiade mengatakan, pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang sebelumnya gagal di Singkarak, akan pindah ke Sijunjung. “Itu hampir Rp1 triliun investasi yang masuk ke Sijunjung,” katanya.
Begitu juga dengan potensi gas di Sijunjung. “Insyaallah sebelum masa jabatan Bupati berakhir gas Sijunjung ini sudah bisa dirasakan manfaatnya bagi daerah,” sebut Andre Rosiade. (ndo)






