PAYAKUMBUH/50 KOTA

Ruko Karpet di Pasar Blok Timur Terbakar, Pemko Pastikan Aktivitas Ekonomi Tetap Jalan

3
×

Ruko Karpet di Pasar Blok Timur Terbakar, Pemko Pastikan Aktivitas Ekonomi Tetap Jalan

Sebarkan artikel ini
Konsolidasi— Pemko Payakumbuh langsung mengonsolidasikan penanganan kebakaran yang menghanguskan satu unit ruko karpet di kawasan Pasar Blok Timur, Senin (16/2) dini hari.

PAYAKUMBUH, METRO— Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota, Elzadaswarman dan Sekretaris Daerah, Rida Ananda langsung mendatangi lokasi, menemui korban kebakaran, dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk penanganan pasca kebakaran. “Ini adalah sebuah kecelakaan. Pemko Payakumbuh menyikapi kejadian ini dengan hati-hati karena berkaitan langsung dengan ekonomi masyarakat,” kata Wawako Elzadaswarman. Elzadaswarman menyebut peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.50 WIB di Jalan Jenderal Sudirman, kawasan Pasar Blok Timur, tepatnya di depan Kantor Pos, Kelurahan Koto Kociak Kubu Tapak Rajo, Kecamatan Payakumbuh Utara. Ia mengatakan, pemerintah kota bergerak cepat setelah mene­rima laporan kejadian, dengan segera berkoordinasi bersama unsur Forkopimda dan instansi terkait. “Langkah awal yang kita lakukan adalah koordinasi dengan Forkopimda dan instansi terkait. Kita ingin memastikan penanganan berjalan sesuai prosedur,” ujarnya.

Di lokasi kejadian, aparat langsung melakukan pengamanan guna menjaga situasi tetap kondusif di kawasan pertokoan. Area terdampak juga segera dilakukan pembersihan awal, sementara satu petak toko yang terbakar dipasangi garis polisi. “Lokasi kejadian sudah dipasangi police line pada satu petak toko yang terbakar. Kita juga melakukan pembersihan awal area terdampak,” terangnya.

Pemko Payakumbuh, lanjut dia, kini menunggu pemeriksaan lanjutan dari kepolisian untuk memastikan penyebab kebakaran. “Saat ini kita me­nunggu Tim Verifikasi dari Polres Payakumbuh untuk me­lakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya. Ia menilai proses verifikasi penting agar informasi terkait penyebab kebakaran tidak berkembang liar di tengah masyarakat.

“Kita ingin penyebabnya jelas dulu. Kita menunggu hasil pemeriksaan dari kepolisian supaya informasi yang beredar tidak simpang siur,” kata­nya.

Elzadaswarman memastikan pemerintah kota terus menjaga agar aktivitas ma­syarakat di kawasan pertokoan tetap berjalan normal. “Kita berkomitmen menjaga situasi tetap kondusif. Ini kawasan pertokoan, pusat ekonomi ma­syarakat, jadi kita harus mengelola situasi dengan baik,” ujarnya.

Berdasarkan data Pemko Payakumbuh, kebakaran tersebut menghanguskan ruko karpet milik Novrianto (46), pedagang asal Nan Kodok, Tigo Koto Dibaruh, Kecamatan Payakumbuh Utara. Dalam kesempatan itu, Elzadaswarman mengapresiasi respons cepat petugas pemadam kebakaran yang segera turun ke lokasi, sehingga api tidak merembet ke ba­ngunan lain. “Kita mengapresiasi petugas Damkar Payakumbuh dan Damkar Kabupa­ten Lima Puluh Kota yang bergerak cepat. Ini sangat menentukan agar api tidak merembet ke bangunan lain,” katanya. Saat proses pemadaman, petugas menurunkan tiga unit armada Damkar Kota Payakumbuh dan satu unit armada Damkar Kabupaten Lima Puluh Kota.

Elzadaswarman menyebut petugas bekerja dalam situasi berisiko karena terdapat potensi korsleting listrik di sekitar lokasi kejadian. “Kita melihat petugas bekerja dalam kondisi yang tidak mudah. Ada risiko korsleting listrik. Kita bersyukur semua petugas tetap selamat dan api bisa dikendalikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, api berhasil dipadamkan pada pukul 04.49 WIB dan tidak ber­kem­bang menjadi kebakaran besar. “Alhamdulillah api berhasil dijinakkan pada pukul 04.49 WIB. Kita bersyukur api tidak membesar seperti kebakaran Pasar Blok Barat beberapa waktu lalu,” kata Elzadaswarman. Ia memastikan Pemko Payakumbuh tetap berkoordinasi de­ngan kepolisian, unsur Forkopimda, serta perangkat daerah terkait agar proses investigasi berjalan lancar. “Kita terus berkoordinasi dengan kepolisian, Forkopimda, dan dinas terkait. Kita ingin proses investigasi berjalan lancar dan pe­nyebab kebakaran bisa diketahui secara pasti,” ujarnya.

Sementara itu, Sekda Kota Payakumbuh Rida Ananda me­ngimbau para pemilik usaha di kawasan pertokoan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khu­susnya yang dipicu instalasi listrik. “Kita mengajak semua pihak untuk lebih waspada dan memperhatikan standar keselamatan bangunan, terutama instalasi listrik, supaya kejadian seperti ini tidak terulang,” kata Rida saat meninjau lokasi kebakaran.

Ia juga mengingatkan pedagang agar lebih berhati-hati dalam menyambung serta meng­gunakan aliran listrik di tempat usaha masing-masing. “Kita mengimbau para pemilik toko berhati-hati dalam me­nyambung dan menggunakan aliran listrik di tempat usaha masing-masing,” ujarnya. Selain itu, Rida mendorong pemilik toko melakukan pengecekan instalasi listrik secara berkala dan menyiapkan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sebagai langkah antisipasi awal sebelum petugas tiba. “Keberadaan APAR sangat penting untuk penanganan awal sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi,” pungkasnya. Warga sekitar turut mengapresiasi kecepatan petugas pemadam kebakaran dalam merespons kejadian. “Alhamdulillah petugas cepat datang, jadi api tidak sempat merembet,” kata salah seorang warga di sekitar lokasi. Sejumlah warga juga menyebut petugas nyaris terkena percikan korsleting listrik saat proses pemadaman berlangsung. (uus)