METRO PESISIR

Bupati Padangpariaman Tinjau Banjir Sepanjang Batang Ulakan

2
×

Bupati Padangpariaman Tinjau Banjir Sepanjang Batang Ulakan

Sebarkan artikel ini
KUNJUNGI LOKASI BANJIR— Bupati Paangpaiaman John Kenedy Azis, turun langsung memantau kondisi wilayah terdampak banjir di sepanjang aliran Sungai Batang Ulakan hingga kawasan Muaro Ulakan.

PDG.PARIAMAN, METRO— Bupati Paangpaiaman John Kenedy Azis, kemarin,  turun langsung memantau kondisi wilayah terdampak banjir di se­panjang aliran Sungai Batang Ulakan hingga kawasan Muaro Ulakan. Peninjauan difokuskan di Nagari Ulakan dan Nagari Kampuang Galapuang yang terdampak banjir pada 16 Februari 2026 akibat hujan lebat, dengan ketinggian genangan air dilaporkan mencapai selutut orang dewasa di beberapa titik.

Kehadiran bupati bersama jajaran perangkat daerah, camat, dan walinagari bertujuan memastikan kondisi masya­rakat tetap aman sekaligus melihat langsung dampak banjir di lapa­ngan.

Dalam kesempatan tersebut, bupati juga berdialog de­ngan warga dan OPD terkait guna mencari langkah konkret serta solusi jangka pendek maupun jangka panjang untuk me­nanggulangi persoalan banjir yang kerap terjadi. Dalam keterangannya, bupati menegaskan komitmen pemerintah dae­rah untuk hadir cepat di tengah masyarakat.

“Kami turun langsung untuk memastikan kondisi ma­syarakat terdampak benar-benar aman. Pemerintah daerah akan terus hadir dan bergerak cepat agar penanganan bisa dilakukan secepat mungkin,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa persoalan banjir perlu pena­nganan terpadu. “Ini menjadi perhatian serius. Kita akan duduk bersama OPD terkait, camat, walinagari, serta ma­syarakat untuk merumuskan solusi agar kejadian serupa bisa diminimalkan ke depan,” ujarnya.

Selain itu, bupati mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di bantaran sungai maupun kawasan rawan bencana di wilayah Kabupaten Padangpariaman, agar terus meningkatkan kewaspadaan. “Cuaca masih berpotensi ekstrem. Saya mengajak ma­syarakat tetap siaga dan menjaga keselamatan bersama, sehingga risiko bencana bisa kita antisipasi sejak dini,” ungkap­nya. (efa)