METRO PESISIR

23 Februari Sampai 13 Maret, Seluruh Pelajar SD dan SMP Ikuti Pesantren Ramadhan

2
×

23 Februari Sampai 13 Maret, Seluruh Pelajar SD dan SMP Ikuti Pesantren Ramadhan

Sebarkan artikel ini
SAMBUTAN— Kepala Disdikpora Kota Pariaman, Hertati Taher memberikan keterangan terkait persiapan pelaksanaan Pesantren Ramadhan untuk tingkat SD dan SMP di Kota Pariaman pada 23 Februari hingga 13 Maret.

PARIAMAN, METRO—  Kepala Disdikpora Kota Pariaman Hertati Taher, menyatakan Pemerintah Kota  Pariaman melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) telah mempersiapkan Pesantren Ramadhan bagi seluruh siswa tingkat Se­kolah Dasar (SD) dan Se­kolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah Kota Pariaman.

Hertati Taher menjelaskan bahwa pelaksanaan Pesantren Ramadhan ting­kat Kota Pariaman telah diatur dalam edaran Walikota Pariaman Nomor 400.1.5/441/SE/Dikpora/II/2026

“Kegiatan tahunan ini dirancang untuk mengisi bulan Ramadhan dengan aktivitas yang positif se­kaligus memperkuat karakter religius generasi muda sejak dini sesuai dengan program Walikota dan Wa­laikota Pariaman terkait Pariaman Risalah. Kami i­ngin anak-anak tidak ha­nya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki ak­hlakul karimah. Pesantren Ramadhan adalah wadah untuk memperdalam ilmu agama dan mempraktikkannya langsung dalam ibadah harian,” ungkap­nya, kemarin.

Berdasarkan rencana yang disusun, Pesantren Ramadhan akan dimulai pada tanggal 23 Februari sampai dengan 13 Maret 2026. Untuk Sekolah Dasar (SD) akan diikuti oleh Siswa kelas 4, 5, dan 6 (jenjang kelas tinggi) dan SMP kelas 7, 8 dan 9. Pesantren Ramadhan dimulai pukul 08.00 WIB s.d pukul 11.00 WIB untuk SD dan pukul 08.00 WIB s.d 12.00 WIB dan dilanjutkan zuhur berjemaah untuk SMP. Setelah itu, anak-anak libur lagi sampai batas masuk sekolah di tanggal 30 Maret 2026.

“Kegiatan akan dipusatkan di sekolah masing-masing dan sebagian di masjid/mushalla lingku­ngan sekolah untuk menciptakan suasana yang lebih khidmat. Namun secara keseluruhan, kegiatan ini diserahkan kepada se­kolah masing-masing mau dilaksanakan dimana. Untuk Siswa Kelas 1, 2 dan 3 memang diliburkan, namun kita meminta agar anak tetap melakukan ha­palan ayat pendek dirumah dan dipantau oleh orangtua masing – masing, “ tambahnya.

Pesantren Ramadhan nanti akan diresmikan oleh Walikota Pariaman, Wakil Walikota Pariaman dan Sekretaris Daerah Kota Pariaman yang bertempat di Masjid An-Nur Zainul Kampung Paneh, Kecamatan Pariaman Selatam, Ko­ta Pariaman. Pembukaan Pesantren Ramadhan a­kan diikuti perwakilan dari SD, SMP, Guru Pendamping PAI, Guru Kelas dan Kepala Sekolah.

Untuk memantau akti­vitas ibadah siswa, setiap peserta didik dibekali dengan buku agenda Rama­dhan. Buku ini berfung­si sebagai kendali untuk men­catat semua kegiatan siswa selama Ramadhan. Tidak hanya itu, saat Pesantren Ramadhan, kita nanti juga akan memperi­ngati Nuzulul Qur’an di masing-masing satuan pen­didikan yang dipusatkan di satu masjid per kecamatan.

”Kegiatan ini juga akan melibatkan aksi berbagi antar siswa dan PTK yang telah mengumpulkan infak dari guru dan peserta didik selama satu tahun untuk siswa yang kurang mampu dalam menghadapi Idul Fitri,” ungkapnya.

Untuk kegiatan di ma­lam hari (tarawih dan tadarus), buku tersebut ha­rus ditandatangani oleh pengurus masjid setempat. Pemerintah Kota Pa­riaman juga memberikan kelonggaran bagi siswa yang harus pulang kampung atau berada di luar kota selama Ramadhan.  Siswa tetap diizinkan me­ngikuti Pesantren Rama­dan di lokasi tempat mereka berada saat itu dan tetap membawa dan mengisi buku agenda serta meminta tanda tangan/stempel dari pengurus masjid di tempat mereka beribadah sebagai bukti pelaksanaan.

“Kita mengimbau seluruh peserta didik untuk menjaga silaturahmi, mem­perbanyak ibadah, dan menghindari hal-hal negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga. Harapannya, pe­laksanaan Ramadhan selama satu bulan ini dapat berjalan dengan baik dan men­jadi sarana untuk me­ngamalkan perintah agama. (efa)