METRO PESISIR

Masyarakat Terdampak Bencana Terima Bantuan Stimulan Pemerintah

4
×

Masyarakat Terdampak Bencana Terima Bantuan Stimulan Pemerintah

Sebarkan artikel ini

PARIAMAN, METRO— Pemerintah Kota Pariaman mengapresiasi dan berterima kasih kepada Pemerintah Pusat atas penyaluran penyerahan bantuan perbaikan rumah Rusak Ringan (RR) dan Rusak Sedang (RS) kepada masyarakat terdampak bencana di Kota Pariaman. Kegiatan bantuan perbaikan rumah rusak bencana hidrometereologi siklon senyar ini, dilakukan secara luring melalui zoom meeting yang dipimpin Asisten I Sekretariat Pemko Pariaman Elfis Candra, dan dihadiri perwakilan Forkopimda dan Jajaran Pimpinan BRI Cabang Pa­riaman, di ruang rapat Balaikota Pariaman, kemarin.

“Kami mengapresiasi atas penyerahan bantuan stimulan rumah rusak yang diserahkan kepada ma­syarakat secara serentak di Sumatera, termasuk kami di Kota Pariaman. Diharapkan dengan bantuan yang telah diserahkan hari ini, bisa segera memperbaiki rumah yang rusak,” ungkap Elfis Candra.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa bantuan yang diserahkan ini, walaupun tidak bisa secara penuh, dengan sistem stimulan kepada penerima, sehingga dapat kembali mempunyai rumah yang layak huni, tuturnya. “Bantuan ini diberikan kepada 3 warga Kota Pariaman, yaitu 1 rusak ringan dan 2 rusak berat, total sebesar Rp. 75 Juta, dengan bantuan yang diserahkan untuk kategori rumah RR sebesar Rp15 juta, kepada saudara Amirusdi warga Desa Sungai Sirah dan dan rumah RS sebesar Rp. 30 juta kepada Asnita warga Desa Naras I serta Jasmani warga Desa Taluak,” terangnya.

Kota Pariaman mempunyai 13 rumah rusak akibat bencana hidrometeorologi, yang terdiri dari 5 rumah direlokasi, 5 rumah Rusak Berat (RB), 2 rumah RS dan 1 rumah RR, ulasnya me­ngakhiri.

Sesuai instruksi Presiden, Prabowo Subinato agar Pemerintah mulai menyalurkan dana stimulan perbaikan rumah rusak tahap I bagi para ma­sya­rakat yang rumahnya rumah akibat bencana hi­drometeorologi siklon senyar secara serentak di 20 kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Aceh, Su­matera Utara, dan Sumatera Barat. Penyaluran bantuan dipimpin secara terpusat oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno dari Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Secara bersamaan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memimpin kegiatan dari Aceh Tamiang, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto memimpin dari Lhokseumawe, Aceh dan Sekretaris Utama (Sestama) BNPB Rustian me­mimpin dari Kota Padang.

Agenda ini, menjadi bagian dari percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, sekaligus penguatan ketahanan ma­syarakat, dengan total ang­garan yang digelontorkan mencapai Rp. 369,5 miliar, disalurkan kepada 17.254 kepala keluarga, meliputi 9.869 unit rumah Rusak Ringan (RR) dan 7.385 unit rumah Rusak Sedang (RS).

Dalam arahannya, Pratikno menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah pusat dan dae­rah dalam membangun kem­bali kehidupan masyarakat terdampak sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. “Tidak hanya mengembalikan kehidupan ma­sya­rakat terdampak kembali normal, tetapi juga harus menjadi lebih baik lagi. Pemerintah akan terus memberikan dukungan agar proses pemulihan berjalan optimal dan menjadi lebih baik lagi,” ujarnya.

Ia menambahkan, a­gen­da ini merupakan arahan Presiden, bukan hanya membangun kembali, tetapi membangun lebih baik, imbuhnya. “Melalui penyaluran dana stimulan ini, pemerintah menegaskan komitmennya untuk hadir secara nyata dalam proses pemulihan pascabencana, memastikan ma­syarakat terdampak dapat kembali memiliki hunian yang layak, aman, dan nyaman, serta mempercepat pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi,” tutup Pratikno. (efa)