BUKITTINGGI, METRO–Pemerintah Kota Bukittinggi bersama BAZNAS Kota Bukittinggi kembali menyalurkan bantuan zakat kepada masyarakat yang berhak menerima. Pada penyaluran periode ketiga tahun 2026 ini, sebanyak 175 mustahik di Bukittinggi menerima bantuan zakat dengan total nilai mencapai Rp118.800.000.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, di Aula Kantor BAZNAS Kota Bukittinggi, Senin (16/2).
Dalam sambutannya, Ibnu Asis menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kota Bukittinggi atas konsistensi dan komitmennya dalam mengelola serta menyalurkan zakat kepada masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, zakat memiliki peran strategis sebagai instrumen sosial untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus mengurangi kesenjangan sosial.
“Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para mustahik, baik untuk kebutuhan kesehatan, menunjang usaha, maupun memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, sehingga mampu meningkatkan taraf hidup penerima manfaat,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat, khususnya aparatur sipil negara, pelaku usaha, dan para muzakki di Kota Bukittinggi untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Dengan pengelolaan yang terorganisir dan transparan, zakat diyakini akan lebih tepat sasaran serta memberi dampak yang lebih luas.
“Zakat bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga memiliki fungsi sosial yang sangat besar. Jika dikelola dengan baik, zakat dapat membantu mengentaskan kemiskinan dan memperkuat perekonomian masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Bukittinggi, Yandri Gusdianto, menjelaskan bahwa penyaluran zakat kali ini menyasar 175 mustahik yang terbagi dalam tiga program utama. Program Bukittinggi Sehat diberikan kepada dua orang, Bukittinggi Peduli atau bantuan biaya hidup kepada 11 orang, serta Bukittinggi Makmur kepada 162 orang penerima.
“Penyaluran zakat ini merupakan bentuk kepedulian dan ikhtiar bersama antara para muzakki, BAZNAS, dan Pemerintah Kota Bukittinggi dalam membantu masyarakat yang membutuhkan serta meringankan beban ekonomi penerima manfaat,” pungkasnya. (pry)






