PDG.PARIAMAN, METRO— Warga Korong Ambacang Sungai Laban, Nagari Kuraitaji Timur, Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padang Pariaman, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di dalam rumahnya sendiri, Kamis (12/2) sore. Korban diketahui bernama Fuadi (50), seorang wiraswasta yang tinggal seorang diri di rumah tersebut.
Kapolsek Nan Sabaris, Defit Irawan, menjelaskan bahwa penemuan jasad korban berawal dari kecurigaan rekan kerja korban yang tidak dapat menghubunginya sejak 9 Februari 2026.
“Karena korban tidak bisa dihubungi selama beberapa hari, tiga orang rekan kerjanya yakni Suhendra (36), Hamdi (25), dan Riri (40) mendatangi rumah korban sekitar pukul 15.30 WIB,” ujar Iptu Defit, Jumat (13/2).
Menurutnya, setibanya di lokasi, para saksi mencoba mengetuk pintu rumah korban berulang kali, namun tidak mendapat jawaban. Mereka kemudian mencium bau menyengat yang diduga berasal dari dalam rumah.
“Setelah mencium bau tidak sedap, para saksi memanggil warga sekitar bernama Usman Ali Udin (60). Selanjutnya, bersama pemuda setempat, mereka mencoba mengecek kondisi rumah melalui jendela belakang,” jelasnya.
Dari celah jendela tersebut, saksi melihat tubuh korban dalam posisi telentang di dekat kamar mandi bagian dapur. Kondisi jasad sudah membengkak dan mengeluarkan bau menyengat.
“Dari jendela, saksi melihat korban sudah dalam keadaan meninggal dunia, posisi telentang di dekat kamar mandi dapur. Kondisi tubuh membengkak dan sudah membusuk,” tuturnya.
Penemuan tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian. Petugas dari Polsek Nan Sabaris bersama tim medis dari Puskesmas Nan Sabaris langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan awal.
“Berdasarkan hasil visum luar, kondisi jenazah telah mengalami pembusukan lanjut. Diperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar empat hingga lima hari sebelum ditemukan,” ungkap Iptu Defit.
Ia menambahkan, dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau luka akibat benda tumpul pada tubuh korban. Pihak keluarga juga menerima hasil pemeriksaan tersebut dan menolak dilakukan autopsi.
“Setelah pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga dan dimakamkan pada hari yang sama,” pungkasnya. (ozi)






